Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Reshuffle Manajemen, Tyler Epp Jabat Presiden GP Miami

Usai gelaran perdana Formula 1 Grand Prix Miami 2022, manajemen melakukan perombakan dengan mempromosikan Tyler Epp sebagai Presiden dan Richard Cregan beralih ke peran konsultan.

Dignitaries and drivers stand on the grid for the national anthem prior to the start

Dignitaries and drivers stand on the grid for the national anthem prior to the start

Mark Sutton / Motorsport Images

Cregan, sosok di balik trek Yas Marina serta Sochi Cregan, ditunjuk menduduki posisi CEO untuk balapan F1 kedua di Amerika Serikat. Dia memimpin event yang digelar di Miami International Autodrome pada 8 Mei lalu.

Tetapi kini, tanggung jawabnya bakal diambil alih Epp, yang berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam manajemen senior di berbagai olahraga, termasuk delapan musim di tim NFL, Kansas City Chiefs.

Sedangkan pengalaman motorsport sebelum GP Miami mencakup lima tahun bersama Chip Ganassi Racing, empat musim sebagai manajer umum Hall of Fame Racing, tim NASCAR Cup Series dan dia memulai kariernya di Kansas Speedway.

“Tyler adalah pemimpin yang dinamis dengan integritas dan pengalaman eksekutif yang beragam di berbagai olahraga. Kami sangat antusias untuk mempromosikannya menjadi Presiden Grand Prix,” kata Tom Garfinkel, mitra pelaksana acara dan CEO Miami Dolphins.

“Saya ingin berterima kasih kepada Richard atas kerja keras dan kepemimpinannya dalam tantangan besar untuk mengadakan event perdana kami dalam jangka waktu yang begitu ketat. Saya berharap untuk terus bekerja dengannya di masa depan.”

Beberapa penggemar saat menonton balapan Formula 1 Grand Prix Miami 2022 dari Hard Rock Stadium

Beberapa penggemar saat menonton balapan Formula 1 Grand Prix Miami 2022 dari Hard Rock Stadium

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Kendati trek menuai kritikan dari sejumlah pembalap F1, bahkan ada masalah pengiriman makanan di Paddock Club hospitality, penyelenggaraan GP Miami secara luas dipandang sangat sukses.

Pekan ini, promotor acara South Florida Motorsports melaporkan dampak ekonomi, yang mengklaim telah meningkatkan ekonomi lokal hampir 350 juta dolar Amerika (sekira Rp5,2 triliun).

Total jumlah penonton 243 ribu selama tiga hari, sebagian besar berasal dari Kanada. Diikuti oleh Inggris, Meksiko, Kolombia, dan kemudian Argentina.

Laporan dampak ekonomi juga menyatakan, gaji sebesar 50 juta dolar Amerika serta upah diperoleh oleh 867 karyawan lokal selama fase konstruksi proyek. Lalu, dampak ekonomi dari pembangunan jalur mencapai 143 juta dolar Amerika.

“Kami bangga dapat memenuhi komitmen yang dibuat (pemilik Miami Dolphins) Stephen Ross untuk berdampak pada ekonomi lokal dan orang-orang di seluruh komunitas kami, terutama di sini, di Miami Gardens,” kata Cregan.

“Tim kami bekerja tanpa pamrih untuk menciptakan kampus dan pengalaman yang unik bagi budaya internasional Miami.

“Kami berharap dapat mengembangkan acara ini dan dampak positifnya akan terus berlanjut di sini selama bertahun-tahun yang akan datang.”

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Silly Season F1: Sejumlah Nama Baru Bisa Muncul Usai Vettel Pergi
Artikel berikutnya Hasil FP2 F1 GP Hungaria: Ferrari Dominan, McLaren Menjanjikan

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia