Resmi: Alex Albon Dampingi Nicholas Latifi di Williams

Alex Albon akan kembali ke grid Formula 1 pada 2022 setelah sepakat dengan Williams. Ia akan didampingi Nicholas Latifi yang bertahan untuk musim ketiga.

Resmi: Alex Albon Dampingi Nicholas Latifi di Williams

Kesabaran dan penantian Alex Albon terbayar sudah. Setelah kehilangan posisi di Red Bull Racing, pembalap Inggris berdarah Thailand tersebut musim ini menjadi test driver Red Bull Racing serta turun di DTM.

Sebelumnya, peraih dua finis podium tersebut berharap bisa bergabung minimal ke AlphaTauri-Honda, musim depan. Namun, kans Albon tertutup setelah tim junior Red Bull tersebut memilih mempertahankan Pierre Gasly dan Yuki Tsunoda.

Beberapa pekan terakhir, nama Albon dikaitkan dengan Williams yang kesengsem dengan pengalaman pemilik rekor turun dalam 38 Grand Prix sejak 2019 tersebut.

Red Bull selaku pemilik Albon berusaha keras agar kesepakatan dengan Williams tercapai. Namun, Mercedes selaku pemasok mesin Williams sempat menghalangi. Hal itu wajar karena mereka menjadi rival terberat Red Bull dalam beberapa musim terakhir.

 

Kendati begitu, setelah Mercedes resmi merekrut pembalap binaan mereka, George Russell, dari Williams mulai musim depan, tidak ada lagi alasan bagi pabrikan asal Jerman tersebut menghalangi langkah Albon bergabung ke skuad asal Grove, Inggris, tersebut.

Di Williams, Alex Albon akan mengisi kursi yang ditinggalkan Russell. Ia akan mendampingi Nicholas Latifi yang dipertahankan Williams untuk musim depan.

“Sungguh senang bisa mengonfirmasli line-up tim untuk 2022. Saya senang menyambut Alex Albon bergabung di tim. Kami juga mengonfirmasi kelanjutan kerja sama dengan Nicholas Latifi untuk musim depan,” ujar Jost Capito, CEO dan Prinsipal Tim Williams.

“Komposisi pembalap muda dan berpengalaman ini tidak hanya bagus buat tim tetapi juga membantu tim ini ke langkah berikutnya.”

Capito mengakui bila Albon, 25 tahun, merupakan salah satu pembalap muda berbakat dan berpengalaman. Dua podium ketiga yang direbut Albon di GP Bahrain (Sakhir) dan GP Tuscany (Mugello) tahun lalu juga membuktikan dirinya memiliki kecepatan.

“Saya sangat senang dan sudah tidak sabar menantikan untuk kembali ke Formula 1 pada 2022. Saya mengucapkan terima kasih kepada Red Bull Racing dan Williams yang sudah percaya kepada kemampuan saya dan memberikan kesempatan untuk kembali ke grid F1,” kata Albon.

Baca Juga:

Pembalap yang melakukan memperkuat Scuderia Toro Rosso (kini AlphaTauri) pada 12 balapan awal F1 2019 untuk kemudian ke Red Bull sampai akhir 2020 tersebut, juga mengagumi progres Williams tahun ini.

“Saya akan membantu mereka melanjutkan persaingan pada 2022. Kini, saya akan fokus dulu sebagat pembalap penguji dan cadangan di Red Bull, membantu tim bersaing memperebutkan gelar tahun ini,” kata Albon.

Di sisi lain, bagi Nicholas Latifi, F1 2022 bakal menjadi musim ketiganya bersama Williams. Capito menilai pembalap asal Kanada tersebut konsisten, pekerja keras, pandai, dan memiliki sikap yang baik.

“Saya senang bisa melanjutkan karier bersama Williams untuk setahun lagi. Senang bukan hanya karena F1 akan memasuki era baru pada tahun depan, tetapi juga karena tim ini semakin kompetitif karena pemilik dan manajemen baru,” ucap Latifi.

“Saya sudah merasa seperti di rumah sendiri saat tiba di Williams. Saya merasa sudah di tempat yang tepat dan tinggal melanjutkan langkah. Tujuan kami adalah membuat perkembangan signifikan agar benar-benar siap untuk menghadapi musim baru tahun depan.”

Nicholas Latifi merebut poin pertama sepanjang kariernya di F1 setelah finis P7 (6 poin) di GP Hungaria, 1 Agustus lalu. Ia mendapatkan 1 poin setelah finis P9 di GP Belgia yang terpaksa memangkas poin karena lomba tidak mencapai 75 persen.

 

dibagikan
komentar
Monza Bakal Jadi Tantangan untuk Ferrari

Artikel sebelumnya

Monza Bakal Jadi Tantangan untuk Ferrari

Artikel berikutnya

Christian Horner Sempat Tertarik Boyong Kimi Raikkonen ke Red Bull

Christian Horner Sempat Tertarik Boyong Kimi Raikkonen ke Red Bull
Muat komentar