Ricciardo Perlu Mulai Permainan Politik Lawan Norris

Juara dunia F1 1997, Jacques Villeneuve, menyarankan pembalap McLaren Daniel Ricciardo untuk memulai permainan politik demi memperbaiki situasinya yang tertinggal dari Lando Norris.

Ricciardo Perlu Mulai Permainan Politik Lawan Norris

Akhir pekan Daniel Ricciardo di Monako berjalan sangat buruk. Pada kualifikasi kedua (Q2), ia berada setengah detik di belakang rekan setimnya, Lando Norris, yang justru tampil impresif.

Ricciardo memulai balapan Grand Prix (GP) Monako, putaran kelima Formula 1 (F1) musim ini, hari Minggu (23/5/2021) lalu, dari grid ke-12, sedangkan Norris menempati start kelima di Monte Carlo.

Pada akhir lomba, posisi pembalap Australia tersebut tidak berubah. Ia finis ke-12. Sementara Norris berhasil merebut podium ketiga, mengulang pencapaiannya dalam GP Emilia Romagna.

Terkait perbedaan situasi kedua bintang McLaren itu, Jacques Villeneuve mengatakan Ricciardo harus memulai permainan politik karena jaraknya sudah terlalu jauh dari Norris.

Baca Juga:

Setelah lima balapan, Ricciardo menempati posisi kedelapan dalam klasemen dengan 24 poin dan belum mampu podium. Di sisi lain, Norris kini di peringkat ketiga dengan koleksi 56 poin.

"Anda harus bekerja keras dengan para engineer tim yang bisa membantu Anda dan mencoba membuat perubahan pada mobil, namun tidak (bekerja) dengan rekan satu tim Anda," kata Villeneuve menganalisis setelah race GP Monako dalam kanal YouTube F1.

"Itulah kunci dari 'permainan'. Kedengaran buruk tetapi Anda harus memulai permainan politik dalam tim ketika situasinya tidak menguntungkan. Daniel sekarang terlalu jauh dari Lando," eks pembalap Williams, Honda dan Renault itu menambahkan.

Sepanjang F1 musim ini bergulir, pencapaian terbaik Ricciardo adalah posisi keenam dalam GP Emilia Romagna dan GP Spanyol. Pria 31 tahun itu juga baru satu kali finis di depan Norris. 

Daniel Ricciardo, McLaren MCL35M

Daniel Ricciardo, McLaren MCL35M

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Graham Stoker Umumkan Pencalonan Diri sebagai Presiden FIA

Artikel sebelumnya

Graham Stoker Umumkan Pencalonan Diri sebagai Presiden FIA

Artikel berikutnya

Insiden Leclerc Bikin FIA Jajaki Aturan Pole IndyCar

Insiden Leclerc Bikin FIA Jajaki Aturan Pole IndyCar
Muat komentar