Riset Sebut F1 Dapat Tembus 1 Miliar Penggemar

Penelitian baru menunjukkan serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, dan event Esports balap jet darat meningkatkan jumlah fan hingga satu miliar pada 2022.

Riset Sebut F1 Dapat Tembus 1 Miliar Penggemar

Angka fantastis tersebut diproyeksikan oleh perusahaan analisis industri olahraga, Nielsen Sports.

Perkiraan Nielsen didasarkan analisis individu dengan minat pada F1 yang berusia antara 16-69 tahun di pasar utama kejuaraan, dan mengklaim telah mendeteksi peningkatan drastis, terutama berasal dari demografi berusia 16-35 tahun.

Menurut pernyataan Nielsen, hal ini karena penggemar yang lebih muda digaet dari pemrograman periferal dan konten OTT seperti 'Drive to Survive' di Netflix yang sangat populer.

Selain itu, pembalap muda yang aktif di media sosial turut membantu dalam menarik pemirsa baru melalui platform, seperti YouTube dan Twitch untuk aktivitas Esports.

Para pembalap F1 saat diambil gambarnya oleh kru Netflix

Para pembalap F1 saat diambil gambarnya oleh kru Netflix

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Nielsen memperkirakan peminat terhadap F1 meningkat sebesar 73 juta orang (bertambah 20 persen) dari tahun lalu di 10 wilayah utama, yakni Brasil, Cina, Prancis, Jerman, Italia, Rusia, Korea Selatan, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat.

Oleh karena itu, Nielsen pun yakin Formula 1 akan mencapai tonggak satu miliar penggemar pada April 2022, berdasarkan tren pertumbuhan bulanan 1,1 persen yang dikumpulkan di seluruh pasar-pasar ini.

Nielsen juga mengklaim, penggemar baru dalam kelompok usia 16-35 tahun menyumbang 77 persen dari pertumbuhan minat. Sedangkan analisis angka tahun ke tahun menunjukkan kelompok usia menyumbang 46 persen dari semua penggemar F1 pada Januari, naik 40 persen dari Januari 2020.

“F1 terus mendapatkan keuntungan dari strateginya untuk memperluas penawaran kontennya - melalui perangkat tambahan dan program bercerita - yang menarik bagi pasar berusia 16-35 tahun,” ucap Head of Right Holders Nielsen Sports, Tom McCormack.

“Pembalap muda yang paham media sosial, seperti Lando Norris, membantu menjangkau konsumen baru melalui platform Twitch dan YouTube.

“Dengan merangkul platform ini - serta layanan OTT seperti Netflix, serial 'Drive to Survive' - F1 sekarang siap untuk mengubah pendatang baru ke olahraga ini menjadi penggemar jangka panjang, dan menghasilkan tingkat minat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Komitmen F1 yang berkelanjutan untuk inisiatif #WeRaceAsOne, yang berfokus pada keberlanjutan, keragaman, inklusi, serta komunitas, juga menunjukkan kepada demografi muda yang menempatkan nilai tinggi pada masalah tersebut.”

Direktur Riset dan Analitik F1, Matt Roberts, mengatakan bahwa riset Nielsen penting dalam memahami balap jet darat, dan bagaimana penggemar terlibat dengan kejuaraan ini.

“Peningkatan minat yang kami lihat sangat menggembirakan dan memperkuat F1 sebagai salah satu properti olahraga global terkemuka,” tuturnya.

“Secara khusus, pertumbuhan minat di antara usia 16-35 tahun menunjukkan komitmen F1 terhadap program digital, sosial, dan Esports memiliki dampak yang nyata.”

Baca Juga:

dibagikan
komentar

Video terkait

Jelang F1 2021, Perasaan Gugup Schumacher Hilang

Artikel sebelumnya

Jelang F1 2021, Perasaan Gugup Schumacher Hilang

Artikel berikutnya

Vettel Namai Mobilnya dari Gadis James Bond

Vettel Namai Mobilnya dari Gadis James Bond
Muat komentar