Lihat Rivalitas Mercedes-Red Bull, Ferrari Bidik Posisi Ketiga

Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menganggap peringkat ketiga konstruktor F1 sebagai target ideal jika melihat betapa ketatnya rivalitas Red Bull Racing dan Mercedes.

Lihat Rivalitas Mercedes-Red Bull, Ferrari Bidik Posisi Ketiga

Pada GP Bahrain, di Sirkuit Internasional Bahrain, Minggu (28/3/2021), duo Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr, berakhir di peringkat keenam dan kedelapan.

SF21 yang digadang-gadang mampu mengganggu dominasi Mercedes dan Red Bull, faktanya masih mengalami defisit tenaga. Waktu di pit stop tergolong masih lama meski relatif lebih cepat dibandingkan musim lalu.

Kendati menemukan kelemahan, Binotto tidak cemas dengan hasil yang diraih timnya karena baru lomba pertama. Mereka masih memiliki 22 balapan lagi untuk menyentuh sasaran.

“Jalan masih panjang kalau kami melihat tim-tim terbaik dan target kami adalah lebih baik. Hari ini kami akan menggambar beberapa indikasi dan melihat data,” ujar Binotto.

“Kami bertarung dengan McLaren meski Charles kehilangan posisinya dan Carlos berada di belakang Daniel Ricciardo, bagaimanapun balapannya dikompromikan oleh posisi awal. Tapi dia punya balapan solid seperti biasa dan kami berkonsentrasi pada apa yang bisa kami lakukan di Imola.

“Saya tidak mau memberi nilai untuk balapan perdana karena masih ada 22 lagi. Saya kira mobil bisa memberikan kepuasan, mungkin lebih dari yang kami miliki hari ini dan lebih baik.”

Baca Juga:

Mercedes dan Red Bull sudah jauh di depan, membuat Ferrari menjadikan McLaren acuan karena kedua tim berebut peringkat ketiga.

“Saya terkejut kalau Red Bull dan Mercedes menggunakan banyak waktu untuk mengembangkan mobil 2021 karena kami hanya sedikit. Saya memikirkan galeri mobil 2022,” ia melanjutkan.

“Red Bull dan Mercedes single seater yang jauh lebih kuat daripada kami dan berjuang untuk podium menjadi sulit kecuali terjadi sesuatu di antara mereka. Kami pastinya bersaing untuk jadi peringkat ketiga konstruktor.

“Hari ini bertarung lawan McLaren, sedangkan musim lalu ada perbedaan besar. Kami akan harus mengalibrasi (mobil) terhadap sirkuit di mana mungkin tahun lalu tingkah mobil kami punya keuntungan kecil. Tapi sulit membuat prediksi di trek tentang siapa yang lebih baik, kami atau mereka. Saya yakin kami akan selalu dekat.

"Jika melihat stint pertama, kinerja cenderung datar, karena itu rivalitas tidak hanya dengan McLaren, tapi juga Aston Martin, Alpine dan AlphaTauri, yang di luar hasil balapan menjalani akhir pekan dengan baik."

dibagikan
komentar
Finis P5 F1 GP Bahrain, Ketenangan Perez Buat Red Bull Terkesan

Artikel sebelumnya

Finis P5 F1 GP Bahrain, Ketenangan Perez Buat Red Bull Terkesan

Artikel berikutnya

Tsunoda Mengaku Emosional Bisa Salip Alonso

Tsunoda Mengaku Emosional Bisa Salip Alonso
Muat komentar