Nico Rosberg Dorong Red Bull Rekrut Pierre Gasly

Mantan pembalap Formula 1, Nico Rosberg, yakin Pierre Gasly jadi pilihan ideal bagi Red Bull Racing untuk memperjuangkan titel musim depan.

Nico Rosberg Dorong Red Bull Rekrut Pierre Gasly

Red Bull belum menentukan siapa pendamping Max Verstappen pada tahun depan karena masih ingin melihat performa Sergio Perez musim ini.

Salah satu kabar paling hangat adalah Red Bull akan membawa kembali Gasly, yang sebelumnya gagal pada 2019 lalu, hingga membuatnya digantikan Alex Albon dalam pertengahan musim.

Namun, bersama AlphaTauri, Gasly berkembang menjadi salah satu pembalap yang kuat dan telah mengumpulkan empat podium, termasuk satu kemenangan sejak F1 2020.

Pembalap 25 tahun itu benar-benar menunjukkan kemampuannya sepanjang tahun ini. Bahkan unggul sangat jauh di atas rekan setimnya, Yuki Tsunoda.

Di sisi lain, Red Bull berpisah dengan Albon pada akhir tahun lalu, dan Sergio Perez megisi kursi tersebut pada tahun ini.

Perez memiliki hasil yang beragam sepanjang musim ini, tapi secara keseluruhan performanya masih berada di bawah ekspektasi para petinggi Red Bull.

Dalam wawancara bersama Sky Sports F1, Rosberg mengatakan bahwa Red Bull harus mempertimbangkan Gasly untuk kembali memperkuat timnya.

Namun, pria asal Finlandia itu juga menyadari kekhawatiran tim yang berbasis di Milton Kynes, Inggris, itu jika membawa Gasly kembali.

“Untuk saat ini, dengan kinerja yang telah ditunjukkan Pierre, mereka harus membuatnya balapan bersama Red Bull tahun depan,” ujarnya.

“Tapi, mungkin Red Bull memiliki kekhawatiran bahwa Pierre tidak mudah beradaptasi dengan situasi tekanan besar.

“Saat ini, dia tidak merasakan tekanan di AlphaTauri, karena rekan setimnya sangat jauh di belakangnya dan dia bisa menjadi pemimpin di dalam tim dengan sangat mudah.”

Baca Juga:

Masalah utama Red Bull saat ini adalah mereka menginginkan seorang pembalap yang memiliki level setara dengan Verstappen agar pertarungan mereka dengan Mercedes semakin mudah.

“Jika Anda menjadi rekan setim Max Verstappen, saya pikir itu akan menjadi situasi tersulit di Formula 1,” kata Rosberg.

“Ini sebabnya, Red Bull kesulitan untuk membuat pilihan. Itulah yang membuat keadaan sangat sulit dan menjadi masalah utama dalam memilihnya.”

Pierre Gasly, AlphaTauri AT02

Pierre Gasly, AlphaTauri AT02

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Alonso: Tak Ada Jaminan Tim Besar Bisa Adaptasi Regulasi 2022

Artikel sebelumnya

Alonso: Tak Ada Jaminan Tim Besar Bisa Adaptasi Regulasi 2022

Artikel berikutnya

Perbedaan Karier di Balap Ketahanan Mobil dan Formula 1

Perbedaan Karier di Balap Ketahanan Mobil dan Formula 1
Muat komentar