Russell Cemaskan Masa Depannya di Williams

George Russell merasa cemas di tengah beredarnya spekulasi tentang pembalap Williams untuk Formula 1 2021. Belum ada hitam di atas putih membuatnya sulit fokus kepada balapan.

Russell Cemaskan Masa Depannya di Williams

Prinsipal sementara Williams, Simon Roberts, sempat menolak membahas soal formasi pembalap musim depan, di GP Portugal. Tentu saja, keengganan tersebut membuat rumor makin liar berkembang.

Sergio Perez, yang lepas kontrak dari Racing Point pada akhir musim ini, disebut sebagai calon kuat pilot tim yang diakuisisi Dorilton Capital. Kabarnya kedua belah pihak telah berdiskusi.

Namun, belakangan Roberts, mengonfirmasi Russell dan Nicholas Latifi akan duduk di balik kemudi. Selama belum ada kontrak, semua bisa terjadi.

Situasi tersebut berdampak kepada ketenangan jiwa pilot muda Inggris tersebut. Dia mencurahkan pikirannya kepada podcast F1 Nation.

“Itu meresahkan. Ketika Anda melihat semua spekulasi ini, saya tahu bahwa itu hanya spekulasi, tapi tak ada asap jika tak ada api,” ujarnya.

“Ini adalah bulan yang gila. Secara mental, ini seperti roller coaster, tapi itulah Formula 1. Hanya ada 20 pembalap di dunia, artinya tidak mudah. Saya masih di awal karier.

“Saya kira Anda harus mengalami pasang surut. Pertama, Anda memeriksa semua seputar GP Portugal: apakah itu benar, apa tidak, faktor itu bermain di benak saya.”

Baca Juga:

George Russell mengalami musim mengecewakan karena tak sekali pun dapat poin. Kendati demikian, kemampuan membalapnya mendapat pujian dari beberapa koleganya yang lebih berpengalaman, salah satunya juara dunia F1 2020, Lewis Hamilton.

Musim ini, tinggal tiga balapan lagi, rookie tersebut melihat lagi ke belakang. Ia menilai performanya di Portimao paling maksimal meski hanya finis di urutan ke-14.

“Saya pergi ke sana, fokus pada pekerjaan dan Grand Prix Portugal, mungkin jadi akhir pekan terbaik saya di Formula 1. Saya sangat bangga dengan pekerjaan yang saya lakukan dan bagaimana saya mengatasi semua yang terjadi,” Russell mengungkapkan.

Kecelakaan yang dialami di GP Emilia Romagna membuatnya terpukul. Namun, ia kembali bangkit setelah mendapat dukungan dari banyak orang, termasuk para juara dunia F1, seperti Hamilton dan Fernando Alonso.

“Lalu saya pergi ke Imola dengan percaya diri dan Imola akan melewati Portugal sebagai akhir pekan terbaik. Bukan karena posisi, sejujurnya, balapan tentang di mana Anda berakhir, ini tentang stopwatch, tapi kami semua tahu bahwa ada lebih banyak daripada itu.

“Imola merupakan akhir pekan fantastis, bagaimana kami berurusan dengan itu. Dan ya, sungguh memilukan, tapi setelah itu, jumlah dukungan dari beberapa juara dunia, manager tim, semua orang, sangat berarti.”

dibagikan
komentar
Wolff: Hamilton-Bottas Kombinasi Terbaik Mercedes

Artikel sebelumnya

Wolff: Hamilton-Bottas Kombinasi Terbaik Mercedes

Artikel berikutnya

Eks Teknisi: Schumacher Beri Bonus Mekanik dari Kantong Pribadi

Eks Teknisi: Schumacher Beri Bonus Mekanik dari Kantong Pribadi
Muat komentar