Russell Frustrasi Tak Bisa Bersaing dengan Pembalap Muda Lainnya

George Russell merasakan adanya "elemen frustrasi" karena tak bisa bersaing dengan pembalap muda lainnya di Formula 1.

Russell Frustrasi Tak Bisa Bersaing dengan Pembalap Muda Lainnya

George Russell promosi ke Formula 1 tahun lalu setelah mengalahkan Lando Norris dan Alexander Albon pada ajang Formula 2 2018. Namun, Russell sampai saat ini belum pernah mencetak poin.

Walaupun tampil mengesankan untuk Williams, Russell harus terima nasib bahwa Norris dan Albon sudah merasakan podium.

Kemudian, pembalap muda lainnya seperti Charles Leclerc dan Max Verstappen, sudah pernah mencicipi kemenangan dalam 18 bulan terakhir.

Baca Juga:

Russell mengaku merasa frustrasi karena memang tak bisa bersaing dengan kompatriotnya itu. George Russell juga mengakui keunggulan performa mobil dalam balapan Formula 1 sangat terasa.

"Tentu saja sebagai pembalap, Anda ingin membuktikan kemampuan Anda kepada semua orang," tutur Russell.

"Pasti ada perasaan frustrasi, tapi ini adalah bagian dari Formula 1. Akan selalu ada mobil yang cepat dan mobil yang lambat.

George Russell, Williams FW43

George Russell, Williams FW43

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

"Musim 2021, sayangnya saya pikir situasi ini akan tetap berlanjut. Semua akan tetap sama," tambahnya.

Jika melihat persaingan internal Williams, dari 14 balapan yang sudah dijalani di musim ini, pembalap asal Britania Raya ini memang tampil impresif.

Ia finis di posisi yang lebih baik dari rekan setimnya, Nicholas Latifi, sebanyak delapan kali. Pun begitu, jumlah gagal finis Russell masih lebih banyak dari tandemnya itu.

dibagikan
komentar
Sainz Kemungkinan Pakai Mobil Ferrari Edisi 2018 pada Tes Pramusim

Artikel sebelumnya

Sainz Kemungkinan Pakai Mobil Ferrari Edisi 2018 pada Tes Pramusim

Artikel berikutnya

Panel Lampu Wajib di Sirkuit Tuan Rumah F1 dan MotoGP

Panel Lampu Wajib di Sirkuit Tuan Rumah F1 dan MotoGP
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap George Russell
Tag williams , George Russell , formula 1
Penulis Luke Smith