Russell: Tak Ada Pengumuman di Silverstone

Kendati santer disebut bakal merapat ke Mercedes, George Russell menegaskan bahwa kepastian masa depannya tidak akan diumumkan pada F1 GP Inggris akhir pekan ini.

Russell: Tak Ada Pengumuman di Silverstone

Russell, telah menjadi bagian dari program pembalap muda Mercedes sejak 2017, dirumorkan bakal didapuk sebagai rekan setim Lewis Hamilton tahun depan, menggantikan Valtteri Bottas.

Mercedes telah menyatakan, pihaknya akan memutuskan nasib Russell dan Bottas pada libur musim panas nanti. Kontrak kedua pembalap sama-sama habis selepas Formula 1 2021.

Akan tetapi, Russell mengungkapkan, tak ada pengumuman tentang masa depannya di Silverstone. Dia juga menyangkal telah mencapai kesepakatan dengan Mercedes untuk 2022.

“Saya menandatangani kontrak dengan Mercedes lima atau enam tahun yang lalu. Itu 100 persen benar. Seperti yang diketahui semua orang, mereka menjaga saya,” ucapnya dalam episode terbaru podcast F1 Nation.

“Tetapi sehubungan dengan upaya saya untuk tahun depan, tidak ada yang ditandatangani atau disegel, dan tidak ada yang akan diumumkan di Silverstone. Saya dapat memberi tahu Anda tentang itu.”

George Russell, Williams FW43B, Lewis Hamilton, Mercedes W12

George Russell, Williams FW43B, Lewis Hamilton, Mercedes W12

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Musim lalu, Russell berkesempatan mencicipi Mercedes saat ditunjuk menggantikan Hamilton di GP Sakhir. Berhasil start kedua, namun balapannya berakhir prematur lantaran blunder pit stop.

Walau belum juga mendulang poin sejak gabung ke Williams pada 2019, kinerja Russell justru menuai banyak pujian. Di tengah paket mobil yang kurang kompetitif, sang pembalap muda Inggris mampu memaksimalkan keterbatasan.

Russell bahkan beberapa kali nyaris tembus zona poin, dengan hasil terbaiknya sejauh ini adalah finis ke-11 di GP Austria lalu. Dia pun optimistis, Williams tidak bakal menduduki peringkat terbawah lagi dalam klasemen konstruktor.

Baca Juga:

“Segalanya benar-benar berubah menjadi lebih baik. Segalanya benar-benar sejalan dan pada tempatnya. Jost (Capito, CEO Williams), melakukan pekerjaan yang fantastis. Membangun struktur tim agar semua orang menjadi lebih efisien, lebih ramping, dan setiap keputusan yang telah dibuat dibuat, menurut saya telah menjadi salah satu yang baik untuk alasan yang tepat,” tuturnya.

“Saya tidak melihat alasan mengapa selama beberapa tahun ke depan Williams tidak bisa berjuang untuk kembali ke depan.

“Itu mungkin terdengar konyol atau bodoh sekarang, tetapi Anda hanya perlu melihat kembali pada 2013 ketika Valtteri dan (Pastor) Maldonado berada di dalam mobil. Mereka finis kesembilan atau ke-10 di konstruktor, dan tahun berikutnya, finis ketiga, podium di sebagian besar balapan, pole position.

“Olahraga ini bisa berubah dalam sekejap ketika Anda mengalami perubahan regulasi besar. Semoga saja Williams berubah menjadi lebih baik.”

dibagikan
komentar
Sprint Race F1 Berpotensi Timbulkan Kekacauan Setup

Artikel sebelumnya

Sprint Race F1 Berpotensi Timbulkan Kekacauan Setup

Artikel berikutnya

Di Silverstone, Hamilton Bisa Samai atau Lewati Rekor Schumacher

Di Silverstone, Hamilton Bisa Samai atau Lewati Rekor Schumacher
Muat komentar