George Russell Klaim Takkan Jadi Pembalap Nomor Dua di Mercedes

George Russell mengaku telah mendapatkan jaminan Mercedes akan menyejajarkan dirinya dengan Lewis Hamilton.

George Russell Klaim Takkan Jadi Pembalap Nomor Dua di Mercedes

Hanya sehari setelah Valtteri Bottas meninggalkan Mercedes-AMG Petronas F1 untuk bergabung dengan Alfa Romeo Racing ORLEN mulai Kejuaraan Dunia Formula 1 2022, George Russell pun langsung diresmikan menggantikan pembalap asal Finlandia itu.

Spekulasi berbulan-bulan pun berakhir setelah Russell dipastikan bakal mendampingi juara dunia tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017, 2018 2019, 2020) Lewis Hamilton mulai musim depan.

Namun, melihat potensi besarnya, banyak pihak yang yakin kedatangan Russell bakal membuat suasana di Silver Arrows tidak kondusif.

Publik membandingkannya saat Hamilton melakukan debut F1 di McLaren pada 2007 mendampingi Fernando Alonso yang saat itu sudah berstatus juara dunia dua kali (2005, 2006).

Publik juga belum lupa betapa sengitnya duel antara Hamilton dan Nico Rosberg di Mercedes sepanjang 2013 sampai 2016. Rosberg akhirnya membuat keputusan mengejutkan dengan mundur dari F1 pada akhir 2016 atau beberapa saat usai merebut gelar.

Russell yang kini masih membela Williams bukan tidak menyadari hal tersebut. Namun, ia sangat yakin Mercedes tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dan sudah belajar dari pengalaman.

“Mereka sudah menegaskan tidak ingin mengulanginya. Dari sisi personel, saya juga tidak mau mengalami itu,” ucap Russell di depan wartawan menjelang GP Italia di Sirkuit Monza, Kamis (9/9/2021).

“Sangat penting rekan setim bekerja sama untuk memajukan tim. Tahun depan, mobil F1 akan baru, aturan juga. Jadi belum ada jaminan siapa yang akan memiliki mobil lebih cepat. Jadi, sudah tugas kami untuk membantu tim sekuat tenaga untuk sukses, musim depan.”

Russell menambahkan, perbedaan fase karier antara dirinya yang baru turun di F1 mulai 2019 dengan Hamilton yang sudah turun di 279 Grand Prix sejak 2007, juga akan sangat membantu tim.

“Saya juga sangat menghormati Hamilton, mengidolakannya saat saya masih turun di go-kart. Tetapi saya tidak melihat perbedaan di antara kami (utamanya usia) sebagai masalah,” kata Russell.

Baca Juga:

Pembalap asal Inggris, 23 tahun, tersebut juga menegaskan dirinya tidak bergabung ke Mercedes sebagai pembalap kedua setelah Hamilton. Ia akan diposisikan sejajar oleh tim juara dunia konstruktor tujuh tahun terakhir (2014-2020) tersebut.

“(Saya) masuk pada persyaratan level dan itu dibuat sangat jelas bagi saya. Saya pikir Mercedes selalu menghormati hal itu, memberi kedua pembalap kesempatan terbaik,” tutur Russell.

“Tentu saja saya percaya pada diri sendiri. Saya juga ingin memiliki pencapaian yang tinggi, meskipun tahu betapa sulitnya itu.”

Russell menambahkan, ia menyadari perselisihan dengan Hamilton pasti akan ada. Namun, selama ini Russell mengaku hubungannya dengan rekan setim sejak level junior, selalu positif.

“Sepanjang karier junior saya, ada sejumlah pembalap yang sangat dekat dengan saya dalam hal kecepatan. Saya yakin kami akan saling menghormati di trek, seperti yang dilakukan Hamilton dan Bottas selama lima tahun terakhir,” tutur Russell.

“Hamilton dan saya memang berada di tahap yang berbeda dalam karier. Namun kami memiliki satu tujuan tahun depan, yaitu mengembangkan mobil dan memastikan bila kami akan memberikan segalanya untuk memiliki mobil tercepat. Itu hanya bisa kami dapatkan dengan bekerja sama.”

George Russell datang ke Sirkuit Monza dengan mengemas 13 poin hasil dari P8 di Hungaria dan P2 di Belgia. Sepeninggal Russell, Williams pun mengumumkan Alex Albon akan menggantikan posisinya mendampingi Nicholas Latifi yang dipertahankan.

 

dibagikan
komentar
George Russell Bisa Tampil Lepas di Mercedes

Artikel sebelumnya

George Russell Bisa Tampil Lepas di Mercedes

Artikel berikutnya

Mika Hakkinen: Valtteri Bottas Rekan Terbaik untuk Lewis Hamilton

Mika Hakkinen: Valtteri Bottas Rekan Terbaik untuk Lewis Hamilton
Muat komentar