Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Breaking news

Russell Bisa Lebih Baik Usai Insiden Imola

Toto Wolff mengatakan bahwa George Russell bisa menjadi pembalap yang lebih baik setelah menderita tabrakan di GP Emilia Romagna, Minggu (1/11/2020).

George Russell, Williams FW43, Antonio Giovinazzi, Alfa Romeo Racing C39, and Sebastian Vettel, Ferrari SF1000

George Russell merasa frustrasi setelah ia mengalami tabrakan di GP Emilia Romagna. Ia tergelincir saat berada di belakang safety car dan menabrak tembok pembatas.

Insiden ini pun membuat Toto Wolff memberikan tanggapannya. Kepala tim Mercedes AMG F1 tersebut mengatakan bahwa pembalap sekelas Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas pernah mengalami hal yang sama.

"Itu merupakan bagian dari proses perkembangan," tutur Wolff. "Apa yang membuat Lewis, Valtteri dan bahkan Nico Rosberg spesial adalah pengalaman yang mereka dapatkan.

"Saya pikir semua orang butuh menabrak dinding saat sedang berada di belakang safety car. Anda semua sering melihat hal itu terjadi pada pembalap-pembalap berpengalaman, melakukan kesalahan saat berada di bawah tekanan.

"Dan saya pikir apa yang terjadi dengan George, sering dialami oleh pembalap-pembalap terbaik. Itu tentu akan membekas, tapi dia akan menjadi pembalap yang lebih baik."

Mantan direktur teknik Mercedes dan Williams, Paddy Lowe, yang mana sempat bekerja sama dengan Russell, juga membela pembalap asal Britania Raya tersebut.

Baca Juga:

Lowe berkaca pada GP San Marino 1991, di mana pembalap Ferrari, Alain Prost, tergelincir saat menjalani lap formasi, kemudian gagal mengikuti balapan.

"Tak usah dipikirkan. George Russell, kamu adalah pembalap hebat. Bayangkan jika kamu adalah juara dunia tiga kali dan saat lap formasi, kamu tergelincir. Semua orang pernah melakukan kesalahan," tutur Lowe saat merespon Twitter Russell.

Terakhir, pembalap Haas, Romain Grosjean, yang juga pernah mengalami hal sama di GP Azerbaijan pada 2010 silam, ikut memberikan dukungan untuk Russell.

"Saya tahu bagaimana rasanya," ucap Grosjean. "Akan membutuhkan waktu untuk melupakan hal itu, tapi apa yang kamu lakukan adalah hal yang luar biasa. Teruslah berkembang."

Be part of Motorsport community

Join the conversation

Video terkait

Artikel sebelumnya Albon tak menyangka dapat promosi ke Red Bull
Artikel berikutnya Hamilton Bisa Tidak Membalap pada 2021

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia