Sainz Masih Jauh dari Level Terbaik

Carlos Sainz sukses meraih poin pada dua balapan pertama bersama Ferrari. Tapi pembalap Spanyol itu merasa belum pada level terbaiknya seperti di McLaren.

Sainz Masih Jauh dari Level Terbaik

Sainz menempati posisi keenam klasemen sementara F1 2021, dengan mengoleksi 14 poin. Ia hanya berjarak enam angka dari rekan setimnya, Charles Leclerc, yang ada di urutan keempat.

Pria 26 tahun itu jadi salah satu pembalap yang langsung cocok dengan mobil Ferrari sebagai kendaraan barunya tahun ini. Driver lainnya adalah Daniel Ricciardo yang juga bisa tampil cepat bersama McLaren.

Sedangkan Sergio Perez (Red Bull) masih berjuang untuk tampil konsisten dan Sebastian Vettel (Aston Martin) belum menemukan kembali kecepatannya.

Meski terbilang sukses dalam dua balapannya bersama Ferrari, Sainz merasa belum berada di level yang dimilikinya dalam dua tahun di McLaren. Menurutnya, ia masih harus bekerja keras untuk mencapai performa tersebut.

“Saya berusaha menyelesaikan pekerjaan rumah selama musim dingin dan saya terus bekerja keras,” kata Sainz seperti dilansir Formula1.com.

“Saya telah menghabiskan banyak waktu di pabrikan dan saya bekerja sangat keras dengan para teknisi. Saya masih jauh dari Carlos yang ada di McLaren dan saya tahu bahwa orang-orang di dalam tim menyadarinya.

“Namun, kami memiliki kecepatan yang sangat bagus seperti saat kualifikasi di Bahrain. Kami melihatnya lagi di Imola dalam kondisi basah, bahkan dalam kondisi yang berubah-ubah.

“Jadi, ada beberapa hal yang sangat bagus dan kami hanya perlu terus bekerja keras. Melakoni setiap balapan dan memanfaatkan semua pengalaman yang saya miliki, itu membuat saya lebih kuat.”

Baca Juga:

Sainz finis di belakang Leclerc pada Grand Prix Emilia Romagna. Ia terpaut 3,334 detik dari mantan rekan setimnya di McLaren, Lando Norris, yang finis ketiga.

Merekrut sosok Sainz, mengisyaratkan bahwa Ferrari bisa kembali naik podium untuk pertama kalinya sejak terakhir di GP Italia pada tahun lalu.

“Kami sangat dekat dengan tiga besar di Imola. Saya bisa mengatakan podium hanya berjarak lebih dari dua detik dan saya kehilangan 10 detik karena sempat tergelincir,” tuturnya.

“Jadi, podium tak terlalu jauh, meski saya start dari posisi ke-11. Kecepatan kami sangat bagus, perasaan saya terhadap mobil dalam kondisi basah juga cukup baik. Bahkan dalam kondisi kering saya bisa mengikuti kecepatan Charles dan Lanco. Kami terus menekan."

Salah satu hal yang ingin diperbaiki oleh Sainz adalah kecepatannya di kualifikasi dan tampil konsisten dalam satu lap. Pasalnya, ia kerap melakukan kesalahan yang membuatnya kehilangan banyak waktu.

“Ada banyak hal positif di luar sana. Saya hanya perlu menempatkan segalanya dengan baik. Tapi, saya start dari posisi ke-11, melakukan beberapa kesalahan. Namun, finis kelima membuat saya tak terlalu kecewa,” ujarnya.

Saat ini, Sainz mempersiapkan diri untuk menghadapi GP Portugal akhir pekan ini. Kondisi sirkuit yang menantang juga akan menjadi kesulitan tersendiri bagi Sainz dalam memacu SF21.

Carlos Sainz Jr., Ferrari SF21, Daniel Ricciardo, McLaren MCL35M.

Carlos Sainz Jr., Ferrari SF21, Daniel Ricciardo, McLaren MCL35M.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Respons Bos AGPC soal Double-Header GP Australia

Artikel sebelumnya

Respons Bos AGPC soal Double-Header GP Australia

Artikel berikutnya

Soal Super League, Domenicali Sarankan Tim Pangkas Biaya

Soal Super League, Domenicali Sarankan Tim Pangkas Biaya
Muat komentar