Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 Spanish GP

Sainz Berencana Umumkan Masa Depannya Beberapa Pekan Lagi

Pembalap Formula 1 Ferrari, Carlos Sainz, berharap dapat segera memutuskan masa depannya untuk musim 2025.

Carlos Sainz, Scuderia Ferrari

Carlos Sainz, Scuderia Ferrari

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Sainz tidak ingin menunggu lebih lama lagi untuk menentukan pelabuhan berikutnya setelah angkat kaki dari Ferrari akhir musim nanti. Ia mengklaim didekati beberapa tim dengan line-up belum lengkap.

Rumor beredar putra pereli kawakan itu mengerucutkan opsi antara Williams dan Sauber/Audi untuk tahun depan. Situasi tersebut membuat koleganya angkat bicara.

Kevin Magnussen mengatakan bahwa Sainz telah menjadi "gabus dalam botol" untuk pasar pembalap menjelang Grand Prix Spanyol. Sebelumnya, ia menyatakan tidak ingin keputusan tentang masa depannya memenuhi pikirannya terlalu lama.

"Yang terbaru adalah keputusan akan segera diambil. Saya tidak ingin menunggu lebih lama lagi," ujar Sainz. “Saya pikir ini sudah sampai pada titik di mana hal ini jelas menyita pikiran saya selama beberapa minggu dan bulan, dan saya pikir ini jelas saatnya untuk membuat keputusan.

"Saya masih belum yakin dengan satu atau lain cara, ini masih menjadi sesuatu yang saya diskusikan dengan tim saya. 

Baca Juga:

"Beberapa minggu setelah Kanada merupakan waktu yang sangat sibuk bagi saya. Jadi saya belum punya waktu untuk benar-benar duduk dan mengambil keputusan. Inilah yang akan saya targetkan dalam beberapa pekan ke depan."

Sainz tidak ingin menunggu lebih lama lagi untuk menentukan pelabuhan berikutnya setelah angkat kaki dari Ferrari akhir musim nanti. Ia mengklaim didekati beberapa tim dengan line-up belum lengkap.

Rumor beredar putra pereli kawakan itu mengerucutkan opsi antara Williams dan Sauber/Audi untuk tahun depan. Situasi tersebut membuat koleganya angkat bicara.

Kevin Magnussen mengatakan bahwa Sainz telah menjadi "gabus dalam botol" untuk pasar pembalap menjelang Grand Prix Spanyol. Sebelumnya, ia menyatakan tidak ingin keputusan tentang masa depannya memenuhi pikirannya terlalu lama.

"Yang terbaru adalah keputusan akan segera diambil. Saya tidak ingin menunggu lebih lama lagi," ujar Sainz. “Saya pikir ini sudah sampai pada titik di mana hal ini jelas menyita pikiran saya selama beberapa minggu dan bulan, dan saya pikir ini jelas saatnya untuk membuat keputusan.

"Saya masih belum yakin dengan satu atau lain cara, ini masih menjadi sesuatu yang saya diskusikan dengan tim saya. 

"Beberapa minggu setelah Kanada merupakan waktu yang sangat sibuk bagi saya. Jadi saya belum punya waktu untuk benar-benar duduk dan mengambil keputusan. Inilah yang akan saya targetkan dalam beberapa pekan ke depan."

Watch: Life at the Scuderia - Exclusive Interview with Fred Vasseur

Sainz menilai bahwa "mustahil" untuk membuat keputusan berdasarkan prospeknya di tahun 2026, dengan mengatakan bahwa segala sesuatunya seperti "lotere" ketika mencoba dan memprediksi sesuatu secepat itu.

Dia mengatakan bahwa ini berarti kinerja yang diantisipasi pada 2025 memiliki dampak, sementara juga mencoba untuk menyadari aspirasi jangka panjang tim.

"Saya pikir 2026, menebak-nebak sekarang di tahun 2024 siapa yang akan tampil lebih baik, hampir tidak mungkin," tambahnya. "Saya menggunakan istilah 'sedikit undian', atau 'lemparan koin' untuk melihat siapa yang akan lebih cepat pada 2026, mengingat regulasinya sangat berbeda.

"Jadi 2025 menjadi penting pada tahap itu jika saya tidak dapat memprediksi '26 dan saya tidak tahu siapa yang akan tampil lebih baik. Tapi, ini juga merupakan jangka panjang. Ini juga mencoba untuk memahami sisi power unit. Mencoba memahami dinamika tim. Semua faktor ini ikut berperan saat mengambil keputusan.

“Itulah mengapa hal ini memakan waktu lama dan saya butuh waktu untuk menemukan waktu dalam diri saya sendiri untuk mengambil keputusan."

Logan Sargeant, Williams FW46 duel dengan Valtteri Bottas, Stake F1 Team Kick Sauber C44

Logan Sargeant, Williams FW46 duel dengan Valtteri Bottas, Stake F1 Team Kick Sauber C44

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Sainz diketahui berada di urutan teratas dalam daftar incaran Williams untuk menjadi rekan Alex Albon di tahun 2025, namun ia juga tengah didekati oleh Audi, yang rupanya telah memberikan tawaran menarik kepada mantan pembalap McLaren tersebut untuk bergabung dengan Nico Hulkenberg di Hinwil.

Ditanya tentang prospek bekerja sama dengan Sainz di Williams, Albon menyatakan bahwa ia tidak keberatan dengan siapa rekan setimnya nanti, tetapi menyatakan bahwa seseorang dengan pengalaman Sainz akan menjadi rekrutan yang penting bagi tim.

"Sejujurnya, saya tidak terlalu memikirkan siapa rekan setim saya. Dari segi pengalaman dan perkembangan tim secara umum, tentu saja itu akan menguntungkan," jelas Albon. 

"Kami berada dalam perjalanan panjang ini, dalam proyek panjang ini, kami membutuhkan umpan balik. Saya melihat diri saya kembali ke masa-masa di Red Bull dan ketika saya bergabung dengan Williams, ada banyak hal yang bisa saya bawa dan saya rasa itu membantu umpan balik saya dan juga performa mobil. 

"Siapa pun itu, saya pikir itu akan menjadi pembalap dengan pengalaman yang akan datang dan dalam hal ini, itu akan menjadi penting bagi kami, terutama jika kami ingin bertarung untuk lini tengah dalam beberapa tahun ke depan."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Aston Martin Makin Gencar Yakinkan Adrian Newey
Artikel berikutnya F1 GP Spanyol: Norris Atasi Verstappen dalam FP1

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia