Carlos Sainz Diuntungkan Sekaligus Dirugikan Red Flag

Pilot Scuderia Ferrari Carlos Sainz Jr. menyelesaikan balapan Grand Prix (GP) Arab Saudi akhir pekan lalu di posisi kedelapan, yang ditandai dengan kontroversi dan insiden terus menerus di Sirkuit Jeddah.

Carlos Sainz Diuntungkan Sekaligus Dirugikan Red Flag

Dalam salah satu balapan Formula 1 (F1) penuh drama di Jeddah, Carlos Sainz mampu meraih hasil yang sangat baik setelah start dari grid ke-15. Ia finis P8, tepat di belakang rekan setimnya, Charles Leclerc.

Mengetahui masalah Ferrari dengan ban dan mengetahui bahwa Sainz harus kembali, tim memutuskan untuk memasang kompon hard pada mobil pembalap Spanyol tersebut.

Pada awal race Sainz memanfaatkan start buruk George Russell (Williams), lalu mampu menyalip Kimi Raikkonen (Alfa Romeo) dan Yuki Tsunoda (AlphaTauri, sehingga membawanya mendekati zona poin.

Dengan menghindari semua kecelakaan dan insiden yang terjadi satu demi satu, pembalap asal Madrid tersebut melanjutkan comeback-nya, dan setelah dua Red Flag, Sainz kembali ke trek di posisi 10 besar.

Jelang akhir balapan, Sainz melawan rekannya, Charles Leclerc. Meski ia mampu menyalip beberapa lap sebelum finis, Leclerc mampu meraih lagi posisinya, dan mereka masing-masing finis P7 dan P8.

Baca Juga:

Setelah balapan selesai, Carlos Sainz mengaku sangat senang dengan comeback yang dilakukannya. “Saya puas, terutama lap-lap awal. Sampai Red Flag pertama, kami menyerang dengan ban hard yang kinerjanya baik. Saya memiliki kecepatan sangat bagus,” tutur Sainz.

“Kemudian, Red Flag kedua, memaksa kami memakai ban medium dengan 40 atau 45 lap lagi. Sekitar 35 lap tersisa, saya harus menyerang, saya telah di posisi ketujuh dan di lima lap terakhir, ban sudah aus.”

Soal posisinya yang berhasil direbut oleh Leclerc di akhir balapan, Sainz menjelaskan apa yang terjadi. “Dia melewati saya dengan bersih. Mereka yang menggunakan ban hard di akhir balapan jauh lebih cepat,” ujarnya.

“Tapi itulah adanya, Red Flag telah menguntungkan saya di paruh balapan, tetapi juga menyulitkan saya pada tahap akhir.

“Memulai dari posisi ke-15 dan berhadapan dengan Charles di tengah balapan berarti saya melakukan pekerjaan dengan baik, namun masalah ban datang. Bagaimanapun kami menjalani balapan yang bagus, kami harus puas.”

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

dibagikan
komentar
Michael Masi: Negosiasi Grid Verstappen Sepenuhnya Normal
Artikel sebelumnya

Michael Masi: Negosiasi Grid Verstappen Sepenuhnya Normal

Artikel berikutnya

F1 Bisa Pengaruhi Keputusan Porsche Bertahan di Formula E

F1 Bisa Pengaruhi Keputusan Porsche Bertahan di Formula E
Muat komentar