Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 F1 GP Azerbaijan

Carlos Sainz Sebut Peluang Gelar Ferrari Belum Habis

Carlos Sainz dan timnya Scuderia Ferrari tidak mampu merebut poin pada F1 GP Azerbaijan, akhir pekan lalu. Tetapi, ia masih optimistis.

Carlos Sainz, Ferrari
Charles Leclerc, Ferrari

Putaran kedelapan Kejuaraan Dunia Formula 1 2022 di sirkuit jalan raya Baku, Azerbaijan, tersebut harus segera dilupakan Ferrari serta salah satu pembalap mereka, Carlos Sainz.

Ferrari tidak mampu merebut poin setelah kedua pembalapnya mengalami problem teknis. Ini menjadi kali pertama, dua pembalap Tim Kuda Jingkrak tidak mampu finis sejak GP Italia 2020 di Sirkuit Monza.

Sainz harus mundur dari lomba GP Azerbaijan pada lap 9, saat tengah berada di P4. Gangguan pada sistem hidrolis disinyalir menjadi penyebab Ferrari F1-75 geberannya terhenti.

Bencana bagi Ferrari berikutnya dialami Charles Leclerc pada lap 20. Saat itu, power unit Ferrari 066/7 milik Leclerc mengeluarkan asap. Ia pun langsung masuk paddock dan berhenti dari lomba.

Bagi Sainz, inilah kali ketiga ia mengalami retired alias tidak mampu menyelesaikan balapan. Hasil buruk di Baku membuat Sainz kini makin jauh dari juara dunia Max Verstappen (Oracle Red Bull Racing) di puncak klasemen pembalap.

Carlos Sainz, Ferrari F1-75, George Russell, Mercedes W13

Carlos Sainz, Ferrari F1-75, George Russell, Mercedes W13

Foto oleh: Carl Bingham / Motorsport Images

Kendati peringkatnya tidak berubah alias tetap kelima, namun setelah GP Azerbaijan, pembalap asal Spanyol tertinggal hingga 67 poin (sebelumnya 42) dari Verstappen.

Sebelumnya, Sainz akan berusaha menjadikan GP Azerbaijan sebagai jawaban atas kritik terhadapnya terkait penurunan performa sejak GP Australia, balapan ketiga musim ini.

Di klasemen konstruktor, Ferrari memang masih berada di P2. Tetapi gap mereka dengan Red Bull di puncak melebar menjadi 80 poin.

Melihat situasi ini, Sainz terlihat tetap tenang. Ferrari, menurutnya, masih memiliki semua yang dibutuhkan untuk bersaing merebut gelar melawan Red Bull, meskipun saat ini tengah terpuruk.

“Saya mampu mengontrol ban dengan baik. Strategi saya di Baku adalah menghemat ban di awal untuk melibas banyak lap dan kemudian melihat posisi dan situasi di trek,” kata Sainz soal lomba GP Azerbaijan, seperti dikutip Sky Sports F1.

“Dengan temperatur lintasan seperti kemarin (panas), kecepatan ideal akan mudah didapat. Namun, saat saya mulai menekan, sistem hidrolis rusak sehingga memaksa saya mengakhir balapan lebih cepat.”

Baca Juga:

Seusai lomba, Ferrari mengakui bila mereka harus membayar mahal karena berusaha meningkatkan tenaga untuk power unit. Dari sisi performa, power unit Ferrari 066/7 memang luar biasa, meskipun hanya untuk sesi-sesi seperti kualifikasi.

“Kami akan tenang dalam mengatas isu reliability ini. Saya tidak tahu apa yang terjadi pada Leclerc. Bagi saya, ini kali pertama (sepanjang turun di F1) mengalami masalah seperti ini,” kata Sainz.

“Saya yakin tim akan memberikan perhatian pada masalah ini. Kami akan belajar dari sini dan bersama mengatasinya sebagai satu tim. Di Baku, hasil kami tidak menyenangkan. Namun kami akan membayarnya.

“Pertama, tentu kami harus mengetahui dulu problem ini dan sudah berapa lama terjadi. Kondisi ini memang tidak menyenangkan bagi kami dan penggemar. Tetapi, musim masih panjang (14 balapan lagi dengan terdekat di GP Kanada, akhir pekan ini).

“Saya rasa kami masih mampu melakukannya (bersaing gelar). Yang utama, kami harus tetap berpikir positif dan bersatu sebagai sebuah tim.”

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Sergio Perez: Keputusan Tepat Tidak Duel dengan Max Verstappen
Artikel berikutnya Ketika Lakban Jadi Solusi Perbaikan DRS AlphaTauri

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia