Sainz: Saya Tak Terlalu Berharap Bisa Perkuat Ferrari

Carlos Sainz mengatakan dirinya tak terlalu berharap bakal memperkuat Ferrari di Formula 1 2021 karena berasumsi tim tersebut telah berbicara dengan banyak pembalap.

Sainz: Saya Tak Terlalu Berharap Bisa Perkuat Ferrari

Pada Mei 2020, Ferrari mengumumkan Sainz menjadi pembalap mereka mulai 2021, dan akan bertandem dengan Charles Leclerc.

Performa mengesankan Carlos Sainz dalam dua tahun terakhir bersama McLaren membuat Ferrari terpikat untuk merekrutnya. Terlebih, tahun lalu ia berhasil membawa tim yang berbasis di Woking, Inggris itu finis di urutan ketiga dalam klasemen konstruktor.

Pria asal Spanyol itu juga telah menuntaskan tes pertamanya bersama Ferrari dengan menggunakan simulator di markas besar tim di Maranello, Italia, pada Jumat (15/1/2020).

Melihat kembali ketika Ferrari melakukan panggilan pertama kepada Sainz untuk mengisi kursi kosong pada 2021, pria 26 tahun itu mengaku dirinya tak berharap banyak. Ia merasa Scuderia Ferrari telah berbicara dengan banyak pembalap sebagai pertimbangan.

“Pertama kali saya mendapat panggilan, Anda bisa bayangkan, saat itu Anda berusaha tidak terlalu berharap,” kata Sainz kepada Motorsport.com.

“Anda berpikir mereka pasti sudah berbicara dengan banyak pembalap. Jadi, saya berusaha untuk tetap santai. Saya berusaha untuk tetap fokus pada persiapan.

“Tapi sepanjang masa karantina, tak banyak yang bisa Anda lakukan. Tidak ada yang dipikirkan. Jadi, rasa penasaran saya sedikit lebih besar dan sedikit lebih tertarik. Tiba-tiba, segalanya terjadi dengan sangat cepat selama periode waktu itu.”

Baca Juga:

Carlos Sainz ditunjuk sebagai pengganti Sebastian Vettel hanya 48 jam setelah pria asal Jerman itu pergi dari Ferrari di akhir musim. Itu juga terjadi sebelum kejuaraan F1 2020 dimulai.

Saat itu, Sainz mengaku siap untuk menjawab segudang pertanyaan ketika musim baru dimulai usai Ferrari membuat pengumuman. Ia juga memuji cara tim McLaren menangani situasi tersebut untuk menghindari peningkatan tekanan.

“Ketika Anda menjalin kesepakatan dengan Ferrari, Anda tahu apa yang akan datang. Semua media akan fokus pada Anda,” kata Sainz.

“Saat itu, ada di masa karantina dan saya tahu akan tiba di Austria dengan banyak pertanyaan yang diajukan. Ini adalah masa-masa di mana Anda tahu Anda akan mendapatkan banyak perhatian media, terutama di Spanyol.

“Saya rasa banyak orang di Spanyol tidak mengharapkan Carlos Sainz menjadi bagian dari Ferrari mungkin satu atau dua tahun lalu. Jadi, saat itu menjadi cukup besar.

“Tapi itu menghilang dengan sangat cepat. Kami bekerja sama dengan McLaren untuk memastikan tidak banyak cerita yang berkembang, hanya fokus pada kinerja di 2020.

“Kami tak ingin kisah ini menjadi penghalang dan kami ingin fokus pada tahun terpenting yang kami miliki. Saya pikir itu bekerja dengan baik.

“Hubungan dengan Mercedes selalu terbuka dan sangat nyaman. Jadi, saya tidak pernah benar-benar merasakan tekanan besar, atau beban berat di pundak.”

dibagikan
komentar
Ini Alasan Vettel Aset Penting bagi Aston Martin

Artikel sebelumnya

Ini Alasan Vettel Aset Penting bagi Aston Martin

Artikel berikutnya

Target Red Bull Bisa Jadi Tekanan bagi Perez

Target Red Bull Bisa Jadi Tekanan bagi Perez
Muat komentar