Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 F1 GP Bahrain

Carlos Sainz Tidak Ingin Terbawa Suasana Terkait Performa Ferrari

Pembalap Scuderia Ferrari Carlos Sainz, mengungkapkan bahwa dirinya mencoba untuk tidak terbawa suasana yang mengelilingi tim asal Maranello, Italia, tersebut pada awal musim ini.

Carlos Sainz Jr., Ferrari F1-75

Melihat hasil tes pramusim yang sudah dijalani Ferrari, pabrikan asal Italia tersebut diprediksi bakal memberikan perlawanan yang ketat untuk Oracle Red Bull Racing dan Mercedes-AMG Petronas Formula One.

Bahkan, tak sedikit yang mengatakan Tim Kuda Jingkrak bisa meraih kemenangan di balapan pembuka musim.

Akan tetapi, Ferrari tidak ingin terbawa suasana. Mereka mencoba untuk tak berekspektasi tinggi, walau staf di Maranello, yang menjadi markas mereka, optimistis bisa meraih hasil positif.

Hal tersebut diungkapkan oleh Carlos Sainz usai sesi tes di Sakhir pada Kamis (17/3/2022). Mendapatkan pertanyaan apakah timnya memiliki kesempatan meraih kemenangan, ia meresponsnya dengan biasa saja.

"Tidak juga, karena Anda tentunya tidak ingin terlalu mempercayai hal itu," ucap pembalap asal Spanyol tersebut.

"Dalam pikiran Anda, Anda ingin datang ke seri pembuka dengan fokus yang tinggi, agar bisa bersaing memperebutkan kemenangan. Karena sebagai pembalap, tentu saja Anda ingin mempersiapkan segalanya dengan matang. Tapi saya juga tidak ingin terlalu terbawa suasana.

"Saya sudah siap untuk menghadapi apapun yang akan terjadi nanti. Mungkin saya baru memiliki ekspektasi pada saat FP1, FP2 dan FP3 dimulai."

Ferrari masih merasa Red Bull Racing tim favorit yang bisa meraih kemenangan di Bahrain

Ferrari masih merasa Red Bull Racing tim favorit yang bisa meraih kemenangan di Bahrain

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Prinsipal Tim Ferrari Mattia Binotto menawarkan pernyataan yang lebih optimistis dibandingkan dengan Sainz. Ia memuji persiapan yang telah dijalani oleh Ferrari, walaupun sadar akan apa yang dimiliki oleh Red Bull.

"Saya sebenarnya merasa lebih pesimistis. Saya merasa bahwa kami masih berada di belakang Red Bull," tuturnya.

"Tapi saya tidak memiliki perasaan bahwa kami sama seperti tahun lalu, atau bahkan dua tahun sebelumnya. Saya merasa kami sudah lebih dekat dengan mereka, dan itu adalah pertanda bagus.

"Ya kembali lagi, mereka tetap menjadi favorit. Kami perlu bekerja lebih keras lagi besok untuk memaksimalkan apa yang kami miliki, dan berharap bisa bersaing memperebutkan kemenangan."

Baca Juga:

Rekan setim Sainz, Charles Leclerc, menyuarakan optimisme yang sama seperti prinsipalnya. Ia menyatakan bahwa timnya bisa merasa senang dengan apa yang mereka miliki tahun ini.

"Saya pikir persiapan kami cukup bagus. Seluruh tes yang kami inginkan selama musim dingin sudah kami jalani," kata pembalap asal Monako itu.

"Kami tidak memiliki isu besar yang mana itu menjadi hal terpenting. Saya pikir ini adalah alasan utama mengapa kami harus tersenyum setelah tes ini.

"Mungkin kami tersenyum bukan karena kami sudah kompetitif, kami masih belum tahu itu, tapi kami bisa senang karena ketahanan kami, tidak memiliki masalah dan bisa bekerja secara tim dengan baik."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Charles Leclerc: Ferrari Sedikit di Belakang Red Bull
Artikel berikutnya Hasil FP1 F1 GP Bahrain: Gasly Tercepat, Duo Ferrari Stabil

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia