Sauber tidak mengubah rencana mesin 2016

dibagikan
komentar
Sauber tidak mengubah rencana mesin 2016
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
7 Apr 2017 07.14

Sauber bersikeras tetap akan memakai mesin Ferrari 2016 untuk tahun ini, meski performa mesin 2017 tampil jauh lebih menonjol.

Monisha Kaltenborn, Sauber Team Principal
Antonio Giovinazzi, Sauber C36
Antonio Giovinazzi, Sauber C36
Antonio Giovinazzi, Sauber C36
Daniil Kvyat, Scuderia Toro Rosso STR12, leads Antonio Giovinazzi, Sauber C36
Antonio Giovinazzi, Sauber C36

Tim yang berbasis di Swiss tersebut lebih memilih menggunakan mesin 2016, dengan harapan bisa memetik poin berkat fondasi yang lebih mereka kenal di tengah-tengah perubahan regulasi.

Namun, performa mesin 2017 pada tes pramusim dan GP Australia memberikan indikasi bahwa Sauber akan menghadapi tantangan yang lebih berat dari yang mereka perkirakan sebelumnya.

Situasi tersebut bisa saja memaksa Sauber untuk mengubah rencana awal mereka. Namun saat ditanya apakah timnya berencana memakai mesin 2017 di tengah musim, team principal Sauber, Monisha Kaltenborn menjawab: "Sepengetahuan kami tidak."

Ia kemudian mengklarifikasi bahwa dimensi mesin Ferrari 2017 memang tidak bisa pas dengan mobil Sauber. Kaltenborn mengaku ingin melihat performa relatif mesin mereka di beberapa sirkuit yang berbeda.

"Saya pikir ini terlalu awal, karena Australia bukanlah sirkuit yang representatif. Kita harus menunggu beberapa balapan, dan melihat seberapa besar jarak itu," tambahnya.

Kaltenborn juga mengaku timnya belum mendapatkan hasil yang diharapkan, tapi mereka berharap dapat meraih progres seiring musim berjalan.

"Kami memang sebenarnya berharap hasil yang lebih baik, karena kami telah menerapkan konsep yang baru. Tentu tim lain sudah memulai [pengembangan] lebih awal, mereka tahu apa yang harus mereka ubah sejak tes pertama.

"Kini kami juga harus melakukan pengembangan itu. Kami berencana memperkenalkan paket baru di Barcelona dan dari sana kami melihat apa yang perlu ditingkatkan."

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Resmi: GP Malaysia 2017 jadi balapan F1 terakhir di negeri jiran

Artikel sebelumnya

Resmi: GP Malaysia 2017 jadi balapan F1 terakhir di negeri jiran

Next article

GP Tiongkok: Helikopter medis tidak bisa beroperasi, FP2 dibatalkan

GP Tiongkok: Helikopter medis tidak bisa beroperasi, FP2 dibatalkan
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Sauber
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news