Formula 1
R
F1 GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
24 hari
R
F1 GP Arab Saudi
03 Des
Event berikutnya
235 hari
Selengkapnya:

Sayap Depan, Masalah Utama Verstappen pada GP Turki

Kesulitan Max Verstappen di GP Turki diakibatkan adanya kesalahan sayap depan, yang membuat keseimbangan aero mobilnya berantakan.

Sayap Depan, Masalah Utama Verstappen pada GP Turki

Pembalap Red Bull tersebut menjadi salah satu favorit juara pada balapan di Istanbul Park, Minggu (15/11/2020).

Itu karena ia tampil dominan sepanjang sesi latihan bebas dan mengamankan barisan terdepan pada saat kualifikasi.

Pun mengalami start yang kurang apik dan sempat disalip beberapa pembalap lain, Verstappen langsung bangkit dan bisa menempel Sergio Perez pada fase awal balapan.

Akan tetapi, ia tergelincir saat bertarung dengan pilot asal Meksiko tersebut. Ia pun terpaksa harus masuk pit stop untuk mengganti bannya.

Sayang, sudah menggunakan sepasang ban baru, Verstappen tak pernah bisa lagi kembali bersaing. Ia juga kembali tergelincir. Pada akhirnya, pembalap 23 tahun tersebut finis di peringkat keenam.

Baca Juga:

Berbicara kepada media Belanda, de Telegraaf, Verstappen mengungkapkan bahwa setting sayap depan mobilnya menjadi salah satu penyebab problemnya di GP Turki.

Ia juga mengatakan bahwa ada yang salah dengan keseimbangan aero, serta tak merasa nyaman saat mengendarai mobilnya.

"Semuanya berjalan dengan salah. Ternyata ada kesalahan setting pada sayap depan saya," tutur Verstappen.

"Di satu sisi sayap lebih pendek tujuh derajat dari set-up sayap depan yang biasa kami gunakan.

"Normalnya, jika memang ada yang berbeda, paling tidak hanya selisih satu derajat di satu sisi. Tapi ini sampai tujuh derajat. Jadi apa yang bisa Anda lakukan sebagai pembalap? Hampir tidak ada."

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16 jelang start balapan

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16 jelang start balapan

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Verstappen juga menyangkal insiden tergelincirnya saat hendak menyalip Perez dikarenakan rasa putus asa.

"Saya bahkan tidak berniat untuk menyalipnya. Itu bukan karena saya sudah tidak sabar atau hal lain. Saya tidak bisa melakukan apa-apa lagi," ucapnya.

"Saya hanya ingin berada di belakangnya, tapi saya mengalami understeer dan keluar lintasan. Kondisi aspal lintasan juga menyedihkan. Dan dengan setting sayap depan seperti ini, tidak banyak yang bisa saya lakukan."

 

dibagikan
komentar
Brawn: Sebuah Tragedi jika Perez Tinggalkan F1

Artikel sebelumnya

Brawn: Sebuah Tragedi jika Perez Tinggalkan F1

Artikel berikutnya

Ini Respons Direktur Balap F1 terhadap Kritik Vettel

Ini Respons Direktur Balap F1 terhadap Kritik Vettel
Muat komentar