Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Segera Debut di F1, Guanyu Zhou Jadikan Yao Ming Inspirasi

Guanyu Zhou akan menjadi pembalap Cina pertama yang bersaing di F1 saat melakoni debut kompetitifnya bulan depan. Rookie Alfa Romeo itu menegaskan ia hadir bukan hanya untuk melengkapi grid.   

Guanyu Zhou, Alfa Romeo

Foto oleh: Alfa Romeo

Guanyu Zhou menandatangani kontrak dengan tim Formula 1 (F1) Alfa Romeo untuk bertandem dengan mantan pilot Mercedes sekaligus runner-up dua kali, Valtteri Bottas, pada musim 2022.

Ia bakal mencatatkan sejarah sebagai pembalap pertama dari Negeri Tirai Bambu yang berada di grid Formula 1 saat musim ini dimulai dengan Grand Prix (GP) Bahrain pada 18-20 Maret mendatang.

“Saya tidak berada di Formula 1 hanya karena ingin sekadar bisa berada di sini. Saya mau membuktikan diri, membuat negara saya, membuat semua orang yang mendukung saya bangga,” ujar Zhou dalam video yang dirilis pada peluncuran livery C42, mobil F1 2022 Alfa Romeo.

“Saya ingin melakukan pekerjaan dengan baik di Formula 1,” lanjut pembalap 22 tahun yang promosi ke kelas tertinggi setelah menyelesaikan Formula 2 2021 di peringkat ketiga.

Baca Juga:

Kecintaan Guanyu Zhou terhadap olahraga balap otomotif dimulai ketika dirinya menyaksikan GP Cina – balapan F1 pertama di negaranya – yang berlangsung di Shanghai pada 2004, saat berusia lima tahun.

Basis penggemar balap jet darat di Cina telah tumbuh dengan pesat sejak itu, tetapi masih ada peluang peningkatan besar untuk olahraga ini di tempat yang telah dilihat seabgai pasar utama dan potensial.

F1 telah memperpanjang kontrak dengan GP Cina hingga 2025, November lalu. Balapan di sana akan absen lagi tahun ini, untuk kali ketiga beruntun, tetapi mereka ingin dua race di negara tersebut.

Zhou, yang merupakan test driver Alpine dan anggota akademi pembalap mereka, menyamakan dirinya dengan perintis jalan Cina ke NBA, Yao Ming. Ia berharap bisa mengikuti jejak kompatriotnya itu.

“Menjadi yang pertama jelas merupakan sesuatu yang sangat penting. Ini sedikit mirip seperti Yao Ming untuk NBA. Ketika dia bersinar di sana, bola basket menjadi olahraga besar di negara saya. Itu yang coba akan saya lakukan sekarang (di Formula 1),” ujar Zhou soal tujuannya.

Guanyu Zhou, Alfa Romeo C42

Guanyu Zhou, Alfa Romeo C42

Foto oleh: Alfa Romeo

Alfa Romeo menjadi tim F1 terakhir yang melakukan presentasi mobil saat mengungkapkan livery resmi C42, Minggu (27/2/2022) pagi. Setelah itu, jet darat mereka langsung meluncur di Barcelona.

Tim yang berbasis di Hinwil, Swiss, tersebut memilih menggunakan hari baru untuk syuting dengan livery definitif C42 di Circuit de Barcelona-Catalunya di bawah aturan batas jarak 100 kilometer (km).

Guanyu Zhou dan pilot cadangan Alfa Romeo Robert Kubica ambil bagian dalam short run ini, yang memungkinkan livery resmi C42 menampakkan dirinya untuk pertama kali di trek. Sebelumnya, mobil itu tampil dengan desain kamuflase selama pengujian resmi pekan lalu.

“Saya sangat bersemangat untuk musim ini dan melihat C42 dalam livery di mana saya akan membalap, itu benar-benar membuatnya nyata. Kami berada di awal era baru, dengan mobil dan regulasi baru, dan ini menciptakan kans sama bagi semua tim untuk maju,” kata Zhou.

“Semua orang di Alfa Romeo sangat membantu sejak saya bergabung dan melihat seluruh kerja keras, komitmen dan motivasi mereka, di Hinwil dan di trek, membuat saya bangga dan bersemangat.”

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Lewis Hamilton Sebut F1 2022 Musim Paling Menarik
Artikel berikutnya Kiprah Pembalap Rusia di Formula 1

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia