Selebrasi Bernuansa Klasik untuk Tiga Besar Sprint Race

Sprint Race di Formula 1 akan kali pertama digelar pada GP Inggris di Silverstone. Peraih tiga besar nanti akan mendapatkan selebrasi spesial.

Selebrasi Bernuansa Klasik untuk Tiga Besar Sprint Race

Grand Prix Inggris, balapan ke-10 Kejuaraan Dunia Formula 1 2021, akhir pekan nanti (16-18/7/2021), akan berbeda dibanding gelaran-gelaran sebelumnya maupun sembilan lomba lain musim ini.

Penyebabnya, apa lagi jika bukan digelarnya Sprint Race pada Sabtu (17/7/2021) sore. GP Inggris akan menjadi balapan pertama dari rencana tiga kali percobaan Sprint Race pada tahun ini.

Munculnya Sprint Race membuat sesi latihan bebas ketiga (FP3) dihilangkan. Dengan begitu, sesi pada Jumat (16/7/2021) akan diisi FP1 dan kualifikasi – yang masih akan terdiri dari Q1, Q2, dan Q3.

Hasil kualifikasi ini akan menentukan grid untuk Sprint Race. Berikutnya, dua sesi pada Sabtu akan diisi FP2 dan Sprint Race. Hasil Sprint Race ini akan menentukan posisi start pada lomba Minggu.

Namun, hanya tiga posisi teratas Sprint Race yang mendapatkan poin: tiga untuk pemenang, dua untuk posisi kedua, dan satu untuk peringkat ketiga.

Berbeda dengan balapan Grand Prix pada Minggu, tidak ada selebrasi di podium bagi tiga posisi teratas Sprint Race. Hasil tiga pembalap teratas Sprint Race juga tidak akan dimasukan dalam statistik podium F1 milik mereka.

Baca Juga:

Sebagai pengganti podium, akan ada presentasi spesial untuk peraih tiga besar Sprint Race di GP Inggris nanti, sekaligus menghormati warisan sejarah F1. Namun, selebrasi tersebut tetap diberi sentuhan modern.

Setelah tiga pembalap teratas Sprint Race keluar dari kokpit mobil, mereka akan langsung melakukan sebuah parade kemenangan dengan mengelilingi Sirkuit Silverstone yang ikonik di depan 100 ribu penggemar.

Ketiga pembalap juga akan mendapatkan karangan bunga yang didesain khusus, serta menyapa penggemar di sekeliling sirkuit, mirip yang pernah dilakukan para legenda F1 seperti Clay Regazzoni (Williams), Rene Arnoux (Renault), dan Jean-Pierre Jarier (Tyrell) saat finis 1-2-3 di GP Inggris 1979 (foto utama).

“Sprint Race F1 adalah format baru yang sangat menarik. Jadi, kami merasa akan sangat penting membuat sesi post-race yang spesial setelahnya,” ucap Alex Molina, Direktur Event Spectacle F1 seperti dikutip formula 1.com.

“Momen tersebut (selebrasi tiga besar Sprint Race) akan menggambarkan sejarah F1 dalam tujuh dekade dan dikombinasikan dengan sentuhan modern. Sangat serupa dengan Sprint Race itu sendiri.”

Jadi, bagi penonton yang datang langsung ke Silverstone nanti, sebaiknya mereka tidak langsung pulang setelah Sprint Race digelar. Selain bisa mengetahui posisi start untuk lomba Minggu (dari hasil Sprint Race), mereka juga bisa menyaksikan selebrasi F1 klasik namun dikemas modern.   

dibagikan
komentar
VW Berharap F1 Aplikasikan All Wheel Drive

Artikel sebelumnya

VW Berharap F1 Aplikasikan All Wheel Drive

Artikel berikutnya

Sauber Perpanjang Kesepakatan Hak Penamaan Alfa Romeo

Sauber Perpanjang Kesepakatan Hak Penamaan Alfa Romeo
Muat komentar