Seluruh TIm F1 Sepakati Format Paket Anggaran Baru

Seluruh tim kabarnya sepakat dengan paket anggaran yang ditetapkan Formula 1. Dengan demikian, format sprint race dapat dilanjutkan.

Seluruh TIm F1 Sepakati Format Paket Anggaran Baru

Beberapa waktu lalu, seperti yang dilaporkan Motorsport.com, F1 berencana menguji sprint race dalam tiga grand prix tahun ini. Namun, mayoritas tim kurang mendukung karena pengeluaran akan membengkak.

Mereka menuntut kompensasi lebih besar dari F1 untuk pengeluaran tambahan. Tentu saja, permintaan tersebut kembali memperumit keadaan ketika regulasi cost cap diberlakukan. Sementara, tim-tim kecil menentang ketika muncul dorongan untuk mendongkrak limit anggaran hingga 1 juta dollar (sekitar Rp14,5 miliar).

Tentu saja, isu penting tersebut jadi bahan diskusi selama beberapa pekan terakhir. Menurut beberapa sumber, seluruh tim menerima proposal keuangan yang diajukan. Tinggal beberapa detail yang perlu diperjelas.

Setiap skuad akan mendapatkan insentif 500 ribu dollar untuk tiga sprint race, sementara cost cap tetap seperti semula. Kalau ada kerusakan karena kecelakaan saat sprint race, F1 akan memberi pembayaran ekstra dan melonggarkan sedikit limit anggaran. Jadi tim-tim tidak dirugikan dengan penalti.

Baca Juga:

Sprint race rencananya akan digelar sejauh 100 km pada Sabtu, di Sirkuit Silverstone, Monza dan Interlagos. F1 dan pemilik hak siar akan mengevaluasi pengaruh event tersebut kepada penonton di tepi trek maupun di televisi.

Babak tersebut akan menawarkan beberapa poin dan menentukan grid untuk balapan utama, Minggu.

Prinsipal Red Bull, Christian Horner, menekankan pentingnya detail keuangan disortir terutama tim-tim besar agar sesuai budget cap.

“Harus ada kelonggaran yang bijaksana yang masuk ke rekening, karena kami menghemat 10 ribu pounds, 20 ribu pounds, 30 ribu pounds saat ini untuk memastikan kami menyentuh batas,” ujarnya di GP Bahrain.

“Tiba-tiba memiliki variabel seperti ini adalah sesuatu yang perlu diakomodir. Kami ingin mendukung tapi perlu akomodasi.”

dibagikan
komentar
Prost: Banyak Orang Meremehkan Karier Saya di Formula 1

Artikel sebelumnya

Prost: Banyak Orang Meremehkan Karier Saya di Formula 1

Artikel berikutnya

Marko: Verstappen dan Hamilton di Kelas Sendiri

Marko: Verstappen dan Hamilton di Kelas Sendiri
Muat komentar