Sembilan Mobil Mewah Adrian Sutil Diambil Penjahat
Pengacara mantan pembalap F1, Adrian Sutil, mengklaim bahwa gerombolan penjahat mengambil sembilan kendaraan mewah, termasuk Mercedes 600 milik penyanyi dan aktor Elvis Presley.
Mantan pembalap Formula 1, Adrian Sutil, saat ini ditahan di penjara praperadilan terkait tuduhan penipuan. Namun, menurut kabar yang disampaikan pengacaranya, Dirk Schmitz, pria Jerman ini diklaim menjadi korban pemerasan, dengan dirinya dan keluarganya menjadi target dalam skema tersebut. Hal ini mengakibatkan hilangnya sembilan kendaraan mewah senilai sekitar 17 juta euro (sekira Rp332,22 miliar) dari garasi eks pilot berusia 42 tahun itu di Monako.
"Pesannya jelas – mobil harus keluar, atau terjadi hal yang tak diinginkan," kata Schmitz menurut laporan dari Auto Motor und Sport, yang juga menyebutkan bahwa pemerasan dimulai dengan panggilan telepon anonim dari seseorang yang menyebut diri mereka "Vladimir" dan tampaknya terkait dengan Grup Wagner Rusia. Ketika sekelompok orang datang untuk mengambil mobil-mobil tersebut, mereka juga dilaporkan mengancam keluarga Sutil.
Mobil-mobil yang diambil Rolls-Royce Phantom, Ferrari California, Koenigsegg Regera, dan Koenigsegg One:1, serta beberapa mobil sport lainnya, termasuk Mercedes 600 milik Elvis Presley.
"Mobil-mobil ini begitu unik sehingga sulit untuk tidak diperhatikan," lanjut Schmitz. Namun, menurut laporan, mobil-mobil tersebut kemungkinan telah diangkut keluar negeri dalam operasi terorganisir yang diduga terkait dengan Rusia dan Eropa Timur.
Pemotretan pembalap F3: Adrian Sutil
Foto oleh: Stella-Maria Thomas
Setelah ancaman yang dilaporkan, keluarga tersebut mengajukan laporan pidana pada 31 Desember 2025, yang ditangani oleh Kejaksaan Agung Stuttgart dan Kantor Kepolisian Kriminal Negara Bagian Baden-Württemberg, bersama tim di Monako dan Interpol.
Berita ini muncul setelah mantan pembalap tersebut ditangkap pada 2025 terkait tuduhan penipuan, menurut publikasi Jerman BILD.
"Beberapa lokasi digeledah bersama dengan Kantor Kepolisian Kriminal Negara Baden-Württemberg," ungkap juru bicara dari Kantor Kejaksaan Stuttgart pada saat itu. "Menurut penyelidik, dia diduga melakukan 'penipuan bersama yang berat dan penggelapan bersama'."
Sutil telah membantah tuduhan tersebut.
Share Or Save This Story
Subscribe and access Motorsport.com with your ad-blocker.
From Formula 1 to MotoGP we report straight from the paddock because we love our sport, just like you. In order to keep delivering our expert journalism, our website uses advertising. Still, we want to give you the opportunity to enjoy an ad-free and tracker-free website and to continue using your adblocker.
Top Comments