Sempat Tidak Suka, Hamilton Kini Manfaatkan Simulator

Ada pemandangan agak aneh di markas Tim Mercedes-AMG Petronas F1 karena Lewis Hamilton belakangan terlihat melakukan latihan dengan simulator.

Sempat Tidak Suka, Hamilton Kini Manfaatkan Simulator

Dalam sebuah podcast, belum lama ini, Chief Technical Officer Mercedes James Allison mengungkapkan bila Lewis Hamilton tengah berlatih keras dengan simulator di markas timnya di Brackley, Inggris.  

“Hamilton melibas banyak lap dengan simulator pekan lalu. Ia berkomitmen memastikan kami menemukan semua yang diperlukan agar mampu lebih menekan Red Bull Racing,” tutur Allison tentang juara dunia tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017-2020) itu.

Saat disinggung soal hasil latihannya dengan simulator dan apakah menyukainya atau tidak, Hamilton menjawab dirinya tidak bisa mengatakan harus menikmatinya.

“Sungguh, terutama setelah balapan sulit terakhir yang kami alami, saya ingin melihat apakah ada cara yang bisa saya lakukan untuk membantu tim menjadi lebih siap,” kata pembalap asal Inggris tersebut.

“Saya rasa ada beberapa hal bagus dari berlatih simulator meskipun tidak otomatis langsung mengubah keadaan. Jadi, saya akan terus bekerja dengan Anthony (Davidson, pembalap simulator Mercedes).”

Hamilton juga menyebut, tidak adanya pembalap yang berlati dengan simulator membuatnya leluasa berlatih sesuai program. “Jadi, kami bisa menguji beberapa hal dengan simulator ini dan menurut saya hasilnya positif,” ujar Hamilton.

Beberapa bulan lalu, Hamilton mengaku tidak menyukai berlatih di simulator. Ia bahkan menyebut mungkin hanya melibas 20 lap saat berlatih simulator.

Namun, empat kemenangan beruntun yang dibuat Red Bull Racing sejak Monako hingga Styria mungkin telah mengubah kebiasaan dan anggapan Hamilton soal simulator.

Baca Juga:

Kendati begitu, empat kegagalan beruntun dari Red Bull Racing tidak membuat Hamilton down. Ia dan Mercedes siap melawan balik Red Bull dan Max Verstappen saat digelarnya GP Austria yang masih berlangsung di Red Bull Ring, akhir pekan nanti (2-4/7/2021).

Seperti diketahui, pekan lalu, Hamilton dipermalukan Max Verstappen dan Red Bull setelah tertinggal hingga 35 detik lebih saat finis di P2 GP Styria.

“Mereka benar-benar melakukan pekerjaan bagus dalam empat race terakhir. Saya serius,” ucap Hamilton tentang performa Red Bull.

“Kami sangat kesulitan di Monako dan sedikit masalah di Baku, lebih baik di Prancis dan juga Styria, akhir pekan lalu. Namun, mereka sudah selangkah di depan kami. Jadi, kami harus bekerja sekeras mungkin untuk memperkecil gap dengan mereka.”

Lewis Hamilton menyebut, saat ini memang belum masuk pertengahan musim. Jadi mereka masih memiliki banyak kesempatan untuk bertarung melawan Red Bull demi memperebutkan gelar juara dunia ini.

“Saya tidak bisa berdiam diri saja melihat situasi negatif untuk kami ini. Yang bisa kami lakukan kini adalah mengerahkan semua energi agar mampu lebih siap, memastikan para teknisi dalam kondisi terbaik, dan perbanyak diskusi untuk mengatasi isu,” ucap Hamilton.

“Itulah yang kami lakukan saat mengalami masalah. Karena itu pula kami mampu menjadi juara dunia. Saya yakin tim ini mampu membalikkan keadaan. Saya akan mencoba mencari tahu apakah bisa tampil berbeda pada akhir pekan ini di Austria.”

Lewis Hamilton saat ini berada di P2 klasemen dengan gap 18 poin dari Max Verstappen di puncak. Sementara, menjelang GP Austria, keunggulan Red Bull Racing atas Mercedes di klasemen konstruktor mencapai 40 poin.

 

dibagikan
komentar
Verstappen: Tak Ada Jaminan Situasi GP Styria Terulang di GP Austria

Artikel sebelumnya

Verstappen: Tak Ada Jaminan Situasi GP Styria Terulang di GP Austria

Artikel berikutnya

Track Walk Bawa Keberuntungan bagi Alonso

Track Walk Bawa Keberuntungan bagi Alonso
Muat komentar