Semua Masih Bisa Terjadi, Red Bull Buka Pintu untuk Pierre Gasly

Red Bull Racing takkan mengesampingkan semua peluang soal pembalap, termasuk memulangkan Pierre Gasly.

Semua Masih Bisa Terjadi, Red Bull Buka Pintu untuk Pierre Gasly

Tidak ada yang memungkiri bila Pierre Gasly menjadi salah satu pembalap yang sangat konsisten pada Kejuaraan Dunia Formula 1 2021 ini. Dari 14 balapan yang sudah digelar, ia mampu merebut poin dalam 10 di antaranya, termasuk podium ketiga di GP Azerbaijan.

Hasil tersebut membuat pembalap Prancis itu kini berada di peringkat kesembilan klasemen pembalap dengan 66 poin.

Perannya di Scuderia Toro Rosso Honda juga luar biasa. Bisa dibilang, Gaslylah yang membuat AlphaTauri mampu bersaing di papan tengah klasemen konstruktor – keenam saat ini – karena kesulitan yang dialami rookie rekan setimnya, Yuki Tsunoda.

Melihat performa seperti itu, tidak salah bila banyak pihak yang memperkirakan Gasly bakal kembali ke Red Bull Racing selaku tim induk AlphaTauri. Namun, Red Bull justru memperpanjang kontrak Sergio Perez untuk mendampingi Max Verstappen musim depan.

Pekan lalu, AlphaTauri akhirnya mengonfirmasi bila pembalap 25 tahun itu akan bertahan di Faenza, Italia, bersama Tsunoda untuk F1 2022 mendatang.

Setelah debut F1 pada 2017 dan turun penuh mulai 2018 berama Scuderia Toro Rosso (nama AlphaTauri sebelum 2020), Gasly ditarik ke Red Bull Racing pada 2019 mendampingi Max Verstappen.

Pierre Gasly, AlphaTauri AT02

Pierre Gasly, AlphaTauri AT02

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Namun, Gasly hanya turun dalam 12 balapan untuk kemudian dikembalikan ke Toro Rosso. Posisinya di Red Bull pada sisa musim saat itu digantikan Alexander Albon.

Ketika disinggung soal peluang Gasly untuk kembali ke Red Bull Racing, Christian Horner selaku prinsipa tim menjawab diplomatis: “Saya tidak akan pernah mengesampingkan berbagai kemungkinan (baca: peluang).

“Ia membalap dengan standar yang luar biasa bagus. Gasly juga masih sangat muda dan apa yang dilakukannya fantastis. Untuk 2023, kami akan memiliki banyak opsi (untuk pembalap).”

Horner mengakui, Gasly sudah melakukan pekerjaan fenomenal untuk AlphaTauri dalam beberapa musim terakhir. Kepercayaan AlphaTauri kepada Gasly untuk menjadi pembalap utama menjadi bukti kehebatan Gasly untuk tim tersebut.

“Jadi, bertahan baginya untuk menjadi pembalap utama di sana sangatlah bagus. Tetapi, ia masih pembalap Red Bull Racing yang saat ini tengah dipinjamkan ke AlphaTauri,” ucap Horner.

Saat ini, Red Bull Racing dalam posisi sangat kuat dari sisi opsi pembalap. Mereka masih memiliki kontrak dengan Max Verstappen sampai akhir 2023. Sergio Perez juga makin solid kendati tidak bisa dibilang spektakuler pada musim perdananya di Red Bull ini.

Baca Juga:

Red Bull saat ini juga masih memiliki hak atas Alex Albon, yang mulai musim depan akan memperkuat Williams Racing. Mereka bisa saja menarik Albon ke Red Bull atau AlphaTauri untuk F1 2023, serta mempromosikan salah satu dari Gasly atau Tsunoda.

Red Bull juga masih memiliki segudang pembalap muda hebat yang saat ini turun di berbagai balap mobil formula level junior.

“Kami memiliki sekelompok pembalap muda yang akan tengah meniti karier untuk ke F1. Di F2, ada Liam Lawson dan Juri Vips. Kami juga memiliki Dennis Hauger yang tengah memimpin klasemen F3 dan bakat muda asal Amerika Serikat, Jak Crawford,” ucap Horner.

“Jadi, kami memiliki program pembalap muda dengan kedalaman tim yang sangat bagus.”

Menariknya, delapan dari 20 pembalap di grid F1 musim depan (40%) ternyata berasal dari program pembalap junior Red Bull atau direkrut oleh tim pabrikan: Verstappen, Perez, Gasly, Tsunoda, Albon, Sebastian Vettel, Carlos Sainz, dan Daniel Ricciardo.

dibagikan
komentar
Toto Wolff Bicara Target Mercedes pada F1 2022 dan George Russell
Artikel sebelumnya

Toto Wolff Bicara Target Mercedes pada F1 2022 dan George Russell

Artikel berikutnya

Alex Albon Belum Tahu soal Klausul Kontraknya dengan Williams

Alex Albon Belum Tahu soal Klausul Kontraknya dengan Williams
Muat komentar