Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Setelah Dikeluhkan F1 dan MotoGP, COTA Lakukan Pengaspalan Ulang

Circuit of The Americas (COTA) mengaspal ulang trek secara besar-besaran guna mengatasi permukaan lintasan yang bergelombang.

COTA resurfacing

Bumpy telah menjadi permasalahan utama dalam beberapa tahun terakhir, setiap kali para pembalap Formula 1 dan MotoGP berlomba di COTA.

Musim lalu, juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, melabeli sirkuit sebagai sebuah lelucon karena kondisi trek yang jauh dari kata ideal.

“Ini kurang lebih seperti trek yang saya gunakan untuk berlatih motocross, tapi jauh lebih cepat dan dengan motor MotoGP,” kata El Diablo.

“Ini sangat buruk. Saya tidak bisa membayangkannya. Kami sudah katakan sejak tiga tahun lalu, mereka harus mengaspal ulang atau akan menjadi lebih buruk.

“Sulit diterima untuk balapan. Saya tidak tahu harus berkata apa. Tapi itu lelucon. Bagi saya, ini bukan trek MotoGP. Untuk satu lap tidak apa-apa. Tetapi untuk 20 lap, kita akan melihat ada momen buruk.

“Anda melihat banyak motor berguncang di Tikungan 10. Masalahnya adalah bumpy berada di tempat yang terburuk. Jika Anda melewati bumpy di Tikungan 1, 11, 12, tidak apa-apa karena itu tikungan lambat.

“Tapi Tikungan 1 dan 2, 3, 10 adalah tikungan terburuk yang bisa Anda alami. Ada bumpy di sana.”

Pengaspalan ulang di Circuit of The Americas (COTA)

Pengaspalan ulang di Circuit of The Americas (COTA)

Foto oleh: Circuit of the Americas

Usai isu saat F1 GP Amerika Serikat 2019, bos COTA, Bobby Epstein mengatakan kepada Motorsport.com, bahwa hujan lebat ketika balapan musim 2015 telah berkontribusi atas munculnya masalah bumpy.

“Kami menggali sedalam tiga meter untuk menempatkan trek di sini, dan membawa tanah khusus. Namun jelas banjir tahun 2015 menyebabkan beberapa bumpy yang sangat serius, dan kami belum memperbaikinya sejak itu, dan itu makin buruk,” tuturnya.

“Ada beberapa kebocoran di sekitar pipa. Ada pipa di bawah rel, dan pada 2015 air mengikuti pipa-pipa itu, tidak hanya di dalam tetapi di sekitarnya. Itu menyebabkan erosi yang meninggalkan kekosongan ini, dan kemudian Anda mengalami kenaikan dan penyusutan.”

Kendati demikian, sejumlah pihak mempertanyakan kualitas pekerjaan konstruksi asli dan perbaikan selanjutnya di COTA.

Beberapa upaya untuk menghilangkan bumpy juga telah diusahakan. Jelang musim 2020, pengaspalan ulang dilakukan di Tikungan 1, 9 dan di sepanjang lurusan belakang trek.

Baru-baru ini, pengaspalan ulang difokuskan di Tikungan 2, 10, serta Tikungan 12 sampai 16.

Baca Juga:

“COTA menyewa konsultan untuk meninjau desain aspal dan mendiagnosis bagian-bagian trek yang membutuhkan pengaspalan ulang,” bunyi pernyataan resmi.

“Radar penetrasi tanah dan peralatan serta perangkat lunak pemetaan laser digunakan untuk memetakan lintasan dan mengidentifikasi berbagai perbaikan yang diperlukan.

“Dari sana, COTA bekerja untuk memperbaiki Tikungan 12 hingga 16 dan membangun bantalan beton untuk memperkuat area di Tikungan 2 dan 10.

“Sebagai tambahan, COTA bekerja dengan kontraktor untuk memastikan fondasi aspal dan beton rata, menciptakan trek yang ideal untuk balapan dan event mendatang.”

COTA akan menjadi tuan rumah tiga kejuaraan pada 2022. NASCAR pada 25-27 Maret, lalu MotoGP pada 8-10 April, serta F1 pada 21-23 Oktober.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Helmut Marko Sebut Charles Leclerc Belum Penuhi Ekspektasi
Artikel berikutnya Alpine Pamer Raungan Perdana A522 yang Akan Dipakai di F1 2022

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia