Smedley: Perintah “Alonso lebih cepat” berdampak buruk terhadap Massa

dibagikan
komentar
Smedley: Perintah “Alonso lebih cepat” berdampak buruk terhadap Massa
Pablo Elizalde
Oleh: Pablo Elizalde
Co-author: Oleg Karpov
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
17 Des 2016 07.53

Menurut Rob Smedley, perintah tim Ferrari kepada Felipe Massa di GP Jerman 2010 menjadi “titik paling krusial” di karier F1 pembalap Brasil tersebut.

Podium: race winner Fernando Alonso, Scuderia Ferrari, second place Felipe Massa, Scuderia Ferrari
(Kiri ke Kanan): Felipe Massa, Williams dengan Rob Smedley, Williams Head of Vehicle Performance
Felipe Massa, Scuderia Ferrari leads Fernando Alonso, Scuderia Ferrari
Race winner Fernando Alonso, Scuderia Ferrari and second place Felipe Massa, Scuderia Ferrari
Felipe Massa, Scuderia Ferrari leads Fernando Alonso, Scuderia Ferrari
Felipe Massa, Scuderia Ferrari and Fernando Alonso, Scuderia Ferrari
Felipe Massa, Scuderia Ferrari leads Fernando Alonso, Scuderia Ferrari
Felipe Massa, Scuderia Ferrari and Fernando Alonso, Scuderia Ferrari
Felipe Massa, Scuderia Ferrari
Rob Smedley, Williams Head of Vehicle Performance
Rob Smedley, Head of Vehicle Performance, Williams talking with Felipe Massa, Williams
Felipe Massa, Ferrari with Rob Smedley, Ferrari Race Engineer on the grid
Felipe Massa, Scuderia Ferrari with Rob Smedley, Scuderia Ferrari Race Engineer

Massa yang pada musim 2010 masih memperkuat tim Ferrari bersama Fernando Alonso, menjadi pemimpin balapan GP Jerman. Teknisi balap Massa, Smedley, kemudian mengucapkan instruksi radio yang kini telah menjadi salah satu kalimat terkenal di jagat F1, “Fernando lebih cepat dari kamu.” Instruksi tersebut dimaksudkan agar Massa memberikan jalan kepada rekan satu timnya, Alonso.

Massa pada akhirnya membiarkan pembalap Spanyol itu menyalip dirinya dan menjuarai balapan. Hasil akhir dari strategi Ferrari tersebut tentunya merugikan Massa.

Kini tergabung bersama tim Williams, Smedley memberikan wawancara eksklusif kepada Motorsport.com terkait kisah di balik transmisi radio kontroversial itu. Ia mengungkapkan kesulitan yang dialami oleh Massa setelah pembalap Brasil itu menyadari prioritas tim Ferrari.

“Saya pikir, sejak saat itu [GP Jerman 2010], Massa mengalami kesulitan,” ujar Smedley. “Sulit, karena ia merasa terpinggirkan oleh tim Ferrari.

“Terkait Ferrari yang lebih fokus terhadap Fernando [Alonso], saya tidak akan berkomentar tentang hal itu... baik benar atau salah.

“Saya pikir, Fernando adalah pembalap yang hebat, jadi mungkin Ferrari memiliki alasan yang logis di balik strategi mereka. Tetapi, bagi Felipe, hal itu menjadi sesuatu yang sulit untuk diterima.”

Smedley tidak setuju dengan keputusan Ferrari

Usai memberikan jalan kepada Alonso, Smedley kemudian mengucapkan kalimat permintaan maaf kepada Massa melalui transmisi radio. Smedley bersikeras dirinya sebenarnya tidak ingin meminta pembalapnya memberikan jalan kepada Alonso.

Ketidakinginan Smedley tersebut pada akhirnya memunculkan konflik internal antara dirinya dengan kubu Maranello.

“Sebenarnya saya tidak pernah setuju dengan keputusan itu,” kata Smedley. “Menurut saya pribadi, keputusan itu adalah salah.

“Mungkin saya pernah mengutarakan perasaan saya tersebut di radio. Dan sejak saat itu, saya sendiri juga mengalami masa-masa yang sulit bersama Ferrari.

“Saya kira ada cara yang lebih baik untuk menerapkan strategi itu. Perbedaan laju balap mereka sebenarnya tidak terlalu jauh. Ada bagian di mana Felipe tampil lebih cepat, sementara di bagian lainnya, giliran Fernando yang bisa tampil lebih cepat.

“Mungkin Felipe sulit menerima keputusan itu, karena instruksi tersebut datang secara tiba-tiba.

“Ia mungkin berpikir... ‘kenapa kami melakukan ini? apa untungnya? Terutama saat kita masih berada di pertengahan musim di Jerman dan bukan ronde terakhir.

“Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang mungkin membuat Felipe kesulitan menerima instruksi dari Ferrari.”

Ferrari mengubah aturan sendiri

Smedley kemudian juga berkata bahwa Ferrari telah mengubah aturan mereka sendiri saat mereka tidak mengizinkan Massa merebut kemenangan.

“Ketika aturan sudah jelas, saya tidak memiliki masalah dengan hal itu... Tetapi, ketika aturan tersebut tiba-tiba diubah di pertengahan pertandingan, dan ada satu pihak yang sama sekali tidak mengetahui tentang hal itu, ya itu menjadi sulit untuk diterima.

“Misal, ada pertandingan bola antara Inter melawan Milan, kemudian salah satu pemain Milan tiba-tiba memungut bola dengan tangan dan dengan mudah melempar bola itu ke gawang Inter.

“Kita dan Inter tentunya akan berkata bahwa hal itu tidak diperbolehkan, namun wasit kemudian berkata ‘Sekarang itu sudah diperbolehkan'. Kita lalu berkata, ‘Tapi kita tidak tahu, kalau kita tahu, tentunya kita akan melakukan hal yang sama sebelumnya’.”

Massa yang mengikuti langkah Smedley untuk bergabung bersama tim Williams pada musim 2014, memutuskan untuk pensiun dari Formula 1 pada akhir musim 2016.

Namun, di tengah-tengah rumor Valtteri Bottas yang diisukan akan bergabung ke tim Mercedes, pembalap Brasil itu memiliki peluang untuk kembali membalap di ajang ‘jet darat’ tersebut pada tahun 2017.

Artikel Formula 1 berikutnya
Williams mengaku siap merelakan Bottas ke Mercedes

Artikel sebelumnya

Williams mengaku siap merelakan Bottas ke Mercedes

Next article

Keluarga Schumacher luncurkan prakarsa 'Keep Fighting'

Keluarga Schumacher luncurkan prakarsa 'Keep Fighting'
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Sebastian Vettel Shop Now
Tim Ferrari Shop Now
Penulis Pablo Elizalde
Tipe artikel Breaking news