Brawn: Sprint Race Takkan Kurangi Nilai Balapan Utama F1

Managing Director F1, Ross Brawn, yakin rencana penerapan sprint race dalam event-event tertentu pada Formula 1 2021 tidak akan mengurangi nilai balapan utama Grand Prix.

Brawn: Sprint Race Takkan Kurangi Nilai Balapan Utama F1

Kejuaraan dunia balap jet darat berencana mengadakan sprint race untuk pertama kalinya di seri musim ini, dengan jarak tempuh 100 km pada Sabtu.

Brawn menggunakan istilah sprint qualifying, sembari menjelaskan detail balapan saat wawancara di sela-sela tes pramusim F1 Bahrain, Sabtu (13/3/2021) kemarin.

Rencana saat ini adalah menggelar sprint race di Silverstone, Monza dan Interlagos. Sesi kualifikasi reguler digelar Jumat, untuk menentukan grid start sprint qualifying pada Sabtu.

Tim-tim bakal menemui Brawn dan CEO F1, Stefano Domenicali, untuk membahas rencana tersebut lebih lanjut. Sedangkan pemungutan suara pada proposal final akan berlangsung sebelum seri pembuka GP Bahrain.

Sejumlah pembalap telah menyuarakan opininya, termasuk Sebastian Vettel yang bahkan menyebut tidak masuk akal, meski Brawn menjamin sprint race takkan mengurangi nilai balapan utama pada Minggu.

“Kami ingin mengisi akhir pekan,” ucap Brawn.

“Saya pikir yang terpenting adalah mempertahankan Grand Prix. Kami ingin pemenang Grand Prix menjauh dari akhir pekan yang masih menjadi pesaing terkuat dan tersukses di akhir pekan itu.

“Tapi kami ingin mengisi akhir pekan, dan kami ingin memberi fans sesuatu yang lebih substansial untuk dilihat dan diikuti pada Jumat, sesuatu yang menarik pada Sabtu.

“Jadi, selain sprint qualifying, kami akan menjalani kualifikasi normal pada Jumat, di mana Anda memenuhi syarat untuk posisi normal dalam sprint qualifying, dan kemudian dalam sprint qualifying Anda akan membawanya ke balapan.

“Jadi, kami benar-benar akan memiliki akhir pekan yang lebih penuh, dan itulah yang ingin kami jelajahi. Kami ingin mencoba kesempatan ini di tiga balapan tahun ini, dan jika tidak berhasil, maka kami akan angkat tangan, serta pergi dan memikirkannya lagi.

“Namun, saya cukup optimistis tentang itu. Saya pikir jika Anda melihat keseluruhan akhir pekan, maka akan ada banyak hal yang terjadi.”

Tim-tim F1 sendiri telah memberikan dukungan awal terhadap rencana penerapan sprint race saat rapat Komisi F1 akhir Januari lalu, tetapi ada sejumlah detail yang masih harus diselesaikan.

Sebuah kelompok kerja dibentuk untuk membahas masalah-masalah seperti dampak pada regulasi dan kontrak pengemudi. Menurut bos McLaren, Andreas Seidl, proposal tersebut bahkan telah tersedia sebelum semua tim bertolak ke Bahrain.

Baca Juga:

dibagikan
komentar
Sergio Perez Ingin Gali Potensi RB16B Lebih Dalam

Artikel sebelumnya

Sergio Perez Ingin Gali Potensi RB16B Lebih Dalam

Artikel berikutnya

Ricciardo Beberkan Cara Keluarkan Potensi McLaren MCL35M

Ricciardo Beberkan Cara Keluarkan Potensi McLaren MCL35M
Muat komentar