Statistik GP Australia: Vettel gabung klub '100 podium'

dibagikan
komentar
Statistik GP Australia: Vettel gabung klub '100 podium'
Oleh: Fabien Gaillard
27 Mar 2018 09.14

Motorsport.com merangkum semua statistik penting dan menarik dari gelaran pembuka Formula 1 2018 di GP Australia.

Slider
List

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09 EQ Power+

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09 EQ Power+
1/20

Foto oleh: Sutton Images

Lewis Hamilton mencetak pole ke-73 sepanjang kariernya di F1. Pembalap Inggris Raya itu sudah memecahkan rekor pole terbanyak pada GP Italia 2017, menyalip perolehan legenda Michael Schumacher.

Lewis Hamilton, McLaren MP4-22

Lewis Hamilton, McLaren MP4-22
2/20

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Sejak 2007, Lewis Hamilton selalu mencetak setidaknya satu posisi pole, 12 musim secara beruntun. Ia hanya kalah dari Michael Schumacher yang berhasil mencetak pole dalam 13 musim beruntun (1994-2006)

3/20

Foto oleh: Sutton Images

Setelah mendapat penalti grid, imbas dari kecelakaan saat kualifikasi, Valtteri Bottas memulai balapan dari posisi ke-15. Ini adalah posisi start terburuknya sejak bergabung ke Mercedes.

4/20

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Terbantu oleh penalti yang diterima Daniel Ricciardo, Kevin Magnussen bisa start dari posisi kelima, dan Romain Grosjean di posisi keenam. Ini adalah pencapaian terbaik tim Haas di kualifikasi F1.

5/20

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Charles Leclerc dan Sergey Sirotkin menjadi pembalap ke-760 dan ke-761 yang melakukan start balapan Formula 1.

6/20

Foto oleh: Sutton Images

Setelah melompati Hamilton pada periode VSC, Vettel memimpin sisa 40 lap balapan hingga meraih kemenangan. Pembalap Ferrari itu total telah memimpin lebih dari 3.000 lap dan hanya kalah dari Schumacher (5.111) dan Hamilton (3.535).

7/20

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Ini adalah kemenangan Vettel yang ke-48 di F1 dan yang ke-230 untuk Ferrari. Pencapaian ini diraih pada penampilan skuat Kuda Jingkrak yang ke-950 di balap grand prix.

8/20

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Hanya lima kemenangan yang diraih Vettel saat ia tidak memulai balapan dari barisan terdepan. Uniknya, kelima-limanya ia raih setelah start dari posisi ketiga.

9/20

Foto oleh: Sutton Images

Vettel sudah 100 kali berdiri di podium, dan kini bergabung dengan klub pembalap elit seperti Schumacher (155), Hamilton (118), dan Alain Prost (106).

10/20

Foto oleh: Sutton Images

Untuk yang ke-33 kali sepanjang kariernya, Hamilton gagal mengubah raihan pole menjadi kemenangan. Idolanya, Ayrton Senna, "memimpin" rekor tak diinginkan ini setelah 36 kali kalah meski start dari pole.

11/20

Khusus di Melbourne, Hamilton sudah lima kali gagal mengubah raihan pole menjadi kemenangan. Tiga balapan terakhir ia selalu finis kedua - 2012 (P3), 2014 (DNF), 2016 (P2), 2017 (P2), 2018 (P2).

12/20

Foto oleh: Sutton Images

Namun Hamilton melanjutkan rentetan selalu finis di poin menjadi 26 kali. Di Bahrain, ia berpeluang menyamai rekor 27 balapan yang dipegang Kimi raikkonen.

13/20

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Sementara Raikkonen sendiri mencetak podiumnya yang ke-92 setelah 40 kali start dari barisan terdepan.

14/20

Foto oleh: Sutton Images

Daniel Ricciardo masih harus menunggu untuk bisa meraih podium di depan pendukungnya sendiri. Pembalap Australia itu sempat berdiri di podium pada 2014 tapi kemudian didiskualifikasi karena alasan teknis.

15/20

Foto oleh: Sutton Images

Meski tidak mampu menyalip Raikkonen untuk meraih tiga besar, Ricciardo membukukan fastest lap yang ke-10 sepanjang kariernya. Ia menyamai pencapaian Graham Hill dan Mario Andretti.

16/20

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Di Australia, Fernando Alonso dan McLaren finis lima besar untuk yang pertama kalinya sejak GP Amerika Serikat 2016. McLaren juga mendulang poin ganda setelah terakhir kali meraihnya pada GP Hongaria tahun lalu.

17/20

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Bicara soal poin ganda, Renault juga meraih pencapaian tersebut untuk yang kali pertama sejak kembali turun ke F1 sebagai konstruktor pada 2016. Nico Hulkenberg finis ketujuh sementara Carlos Sainz Jr. di urutan ke-10.

18/20

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Hasil finis kedelapan yang didapat Bottas adalah yang terburuk sejak ia bergabung ke Mercedes. Selain DNF di Spanyol, raihan terburuk sebelumnya adalah P6 di GP Tiongkok.

19/20

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Setelah tampil cukup konsisten pada 2017 dan 14 kali berturut-turut meraih poin, tidak ada pembalap Force India yang finis sepuluh besar di Melbourne.

20/20

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Haas mengalami DNF ganda untuk yang ketiga kalinya sejak gabung ke F1. Uniknya kedua pembalap mereka juga gagal finis di GP Australia tahun lalu.

Artikel Formula 1 berikutnya
Williams uji forensik bekas bungkus roti pada mobil Sirotkin

Artikel sebelumnya

Williams uji forensik bekas bungkus roti pada mobil Sirotkin

Next article

Hamilton ungkap alasan kendurkan tekanan lawan Vettel

Hamilton ungkap alasan kendurkan tekanan lawan Vettel
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Australia
Lokasi Melbourne Grand Prix Circuit
Penulis Fabien Gaillard
Tipe artikel Statistics