Strategi ban Ferrari disebut berisiko

Polesitter Charles Leclerc dan timnya, Ferrari, dianggap telah memilih strategi yang berisiko untuk balapan Formula 1 GP Austria. Hal ini diutarakan bos Mercedes, Toto Wolff.

Strategi ban Ferrari disebut berisiko

Leclerc tampil perkasa saat meraih pole keduanya musim ini pada kualifikasi di Red Bull Ring, Sabtu (29/6). Di babak Q2, pembalap Monako itu mencatatkan waktu tercepatnya dengan kompon soft, sedangkan duo Mercedes dan pembalap Red Bull, Max Verstappen, memilih kompon medium.

Baca Juga:

Ini berarti Leclerc bakal memulai balapan dengan kompon yang lebih kencang tetapi juga lebih cepat aus. Secara teori, Verstappen, Valtteri Bottas, dan Lewis Hamilton juga akan menjalani stint pertama yang lebih panjang.

"Charles akan memulai balapan dengan kompon soft, saya pikir itu adalah strategi yang berisiko," ujar Wolff. "Karena itu bisa berarti dia harus melakukan dua kali pit stop jika ada hal buruk yang terjadi, atau itu akan menyulitkan dia di penghujung stint pertama.

"Sementara Red Bull atau Mercedes yang memakai medium berada di posisi yang lebih baik dalam hal strategi. Jadi menurut saya lebih baik medium ketimbang soft."

Lihat Juga:

Hal senada juga diucapkan Bottas dan Hamilton. Mereka berharap, dengan tidak memakai kompon soft di awal-awal, mereka bisa membalikkan keadaan melawan Leclerc.

"Ada keunggulan kecil saat start, tetapi saya pikir dengan memakai medium, kami bisa mendapat kesempatan yang lebih banyak. Kami bisa memilih untuk pit stop lebih lama atau lebih cepat jika kami mau," papar Bottas.

Leclerc menjelaskan bahwa keputusan Ferrari untuk memakai kompon soft didasari oleh hasil program simulasi balapan saat FP2.

"Kompon soft terlihat cukup bagus jadi kami cukup senang dengan strategi kami. Pastinya ini berbeda dari Red Bull dan Mercedes, tetapi hanya balapan nanti yang bisa memberi tahu siapa yang benar. Tapi untuk sekarang, saya senang dengan ini," tukas Leclerc.

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10, Charles Leclerc, Ferrari SF90

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10, Charles Leclerc, Ferrari SF90
1/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari

Charles Leclerc, Ferrari
2/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Mattia Binotto, Team Principal Ferrari

Mattia Binotto, Team Principal Ferrari
3/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari, celebrates

Charles Leclerc, Ferrari, celebrates
4/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10, Max Verstappen, Red Bull Racing RB15

Charles Leclerc, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10, Max Verstappen, Red Bull Racing RB15
5/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
6/10

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, Charles Leclerc, Ferrari, Max Verstappen, Red Bull Racing

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, Charles Leclerc, Ferrari, Max Verstappen, Red Bull Racing
7/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
8/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari SF90

Charles Leclerc, Ferrari SF90
9/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Charles Leclerc, Ferrari

Charles Leclerc, Ferrari
10/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Hamilton akui Mercedes remehkan Ferrari

Artikel sebelumnya

Hamilton akui Mercedes remehkan Ferrari

Artikel berikutnya

GP Austria: Semua pemenang sejak 1964

GP Austria: Semua pemenang sejak 1964
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Austria
Pembalap Charles Leclerc
Tim Ferrari
Tag berita f1 , gp austria
Penulis Scott Mitchell