Norris Dinilai Sulit Raih Peringkat Tiga Klasemen

Team Principal McLaren, Andreas Seidl, mengatakan bahwa tidaklah realistis bagi Lando Norris untuk mengincar peringkat ketiga di klasemen pembalap F1.

Norris Dinilai Sulit Raih Peringkat Tiga Klasemen

Lando Norris mengawali Formula 1 2021 dengan gemilang. Ia menjadi satu-satunya pembalap yang konsisten mencetak poin di semua balapan yang sudah dilakoni.

Pemuda berusia 21 tahun itu bahkan hanya satu kali gagal finis dalam lima besar, tepatnya di Grand Prix Spanyol. Dia finis kedelapan.

Pencapaian terbarunya yang posisi keempat di GP Inggris membuat Norris merangkak naik ke peringkat ketiga klasemen pembalap sementara.

Baca Juga:

Ia unggul lima poin dari Sergio Perez (Red Bull Racing), serta unggul sembilan poin atas Valtteri Bottas (Mercedes).

Melihat pembalap mudanya yang tampil sempurna pada paruh pertama musim, Seidl memberikan pendapatnya mengenai peluang Norris mengakhiri musim di tiga besar klasemen.

Menurutnya, Norris masih sulit untuk bisa mengamankan peringkat ketiga, mengingat Red Bull dan Mercedes memiliki mobil yang lebih kencang dari McLaren.

Lando Norris, McLaren MCL35M, Fernando Alonso, Alpine A521

Lando Norris, McLaren MCL35M, Fernando Alonso, Alpine A521

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

"Apakah ini merupakan target yang realistis atau tidak, ini sulit ditentukan, karena Red Bull dan Mercedes memiliki mobil yang lebih baik dari kami," ujar Seidl.

"Valtteri (Bottas) dan Checo (Perez) kerap memperlihatkan performa yang mengesankan. Kita semua tahu apa yang bisa mereka lakukan. Untuk bisa mempertahankan peringkatnya, itu semua tergantung pada performa Lando dan kerja sama tim secara keseluruhan.

"Untuk sekarang, mungkin tidak realistis baginya bisa mengakhiri musim di peringkat ketiga. Tapi, jika Red Bull atau Mercedes membuat kesalahan, itu mungkin bisa jadi kesempatan kami."

Pencapaian Norris di GP Inggris pekan lalu memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Fernando Alonso saat masih membela McLaren pada musim 2007.

Rekor tersebut adalah finis di zona poin secara beruntun. Norris secara beruntun sudah 15 kali mengakhiri balapan di posisi 10 besar.

dibagikan
komentar
Juara Dunia F1 Nilai Hamilton Bukan Tipikal Pembalap 'Kotor'

Artikel sebelumnya

Juara Dunia F1 Nilai Hamilton Bukan Tipikal Pembalap 'Kotor'

Artikel berikutnya

Hamilton dan Mercedes Luncurkan Inisiatif Keberagaman

Hamilton dan Mercedes Luncurkan Inisiatif Keberagaman
Muat komentar