Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 Spanish GP

Surel Anonim yang Sebar Isu Sabotase Mobil Hamilton Dilaporkan Polisi

Mercedes telah mengontak polisi terkait surel anonim yang menuduh tim Formula 1 itu melakukan sabotase berbahaya terhadap mobil Lewis Hamilton.

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 Team, in the garage with Toto Wolff, Team Principal and CEO, Mercedes-AMG F1 Team and Peter Bonnington, Senior Race Engineer, Mercedes-AMG F1 Team

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 Team, in the garage with Toto Wolff, Team Principal and CEO, Mercedes-AMG F1 Team and Peter Bonnington, Senior Race Engineer, Mercedes-AMG F1 Team

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

Sebuah surel anonim, dikirim ke perwakilan F1 dan media yang meneruskan pesan WhatsApp yang diduga melibatkan Christian Horner awal tahun ini, mengatakan bahwa Mercedes menerapkan permainan berbahaya.

Pesan tersebut diklaim berasal dari seorang anggota tim dan menuduh Mercedes dan terutama Wolff melakukan sabotase sistematis terhadap mobil, strategi, dan kesehatan mental Hamilton.

Pesan tersebut juga mengklaim bahwa ada tindakan curang yang sedang terjadi dan dikhawatirkan bahwa tim sedang berada di jalur berbahaya yang pada akhirnya dapat mengancam nyawa Lewis.

Juga dipahami bahwa pesan WhatsApp dikirim dari ponsel ke individu-individu tertentu.

Baca Juga:

Mercedes telah menepis anggapan bahwa surel tersebut memiliki unsur kebenaran dan menegaskan bahwa komunikasi tersebut tidak berasal dari seorang karyawan.

Berbicara di Grand Prix Spanyol, prinsipal Toto Wolff yang tampak gelisah mengatakan bahwa polisi telah dipanggil. Ia pun bersumpah untuk menemukan pelakunya.

"Itu bukan dari anggota tim," kata Wolff. "Ketika kami menerima surel semacam ini, dan kami menerima banyak surel, itu menjengkelkan, terutama ketika ada orang yang berbicara tentang kematian dan hal-hal semacam itu.

"Untuk yang satu ini, saya telah menginstruksikan untuk melakukan tindakan tegas. Kami memiliki polisi yang sedang menyelidikinya. Kami sedang meneliti alamat IP-nya. Kami sedang meneliti teleponnya.

“Semua itu karena pelecehan daring dengan cara seperti itu harus dihentikan. Orang-orang tidak bisa bersembunyi di balik ponsel atau komputer mereka dan menyalahgunakan tim atau pembalap dengan cara seperti ini."

Toto Wolff, Team Principal and CEO, Mercedes-AMG F1 Team

Toto Wolff, Team Principal dan CEO, Mercedes-AMG F1 Team

Foto oleh: Motorsport Images

Wolff mengatakan tidak terbayangkan bahwa Mercedes dengan sengaja menggagalkan upayanya di kejuaraan konstruktor dengan menahan salah satu pembalapnya dengan sengaja.

"Saya tidak tahu apa yang dipikirkan oleh para penganut teori konspirasi dan orang gila di luar sana," tambahnya.

"Lewis telah menjadi bagian dari tim selama 12 tahun. Kami memiliki persahabatan. Kami saling percaya satu sama lain. Kami ingin mengakhiri ini dengan baik. Kami ingin merayakan hubungan ini.

"Jika Anda tidak percaya dengan semua itu, maka Anda bisa percaya bahwa kami ingin memenangkan kejuaraan dunia konstruktor. Dan bagian dari kejuaraan dunia konstruktor adalah membuat kedua mobil menang. Jadi, untuk semua orang gila di luar sana, cobalah untuk merenung."

Lewis Hamilton, Mercedes F1 W15, menuju grid

Lewis Hamilton, Mercedes F1 W15, menuju grid

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Wolff kemudian menjelaskan bahwa ia merasa frustrasi dengan orang-orang yang bersembunyi di balik identitas anonim untuk mengkritik, bukannya terbuka tentang hal itu.

"Akan selalu ada orang yang meletakkan laptop di dada mereka di kamar tidur dan hanya mengetik," katanya.

"Jika orang merasa ingin melecehkan dan menyerang dan bersembunyi di balik akun Instagram yang dibuat-buat, atau apa pun itu, bagi saya... muncullah, katakan siapa Anda, dan kami akan menerima kritik dan berdiskusi. Tapi, jangan bersembunyi."

Dia menambahkan, "Jika email dikirim atau nomor telepon digunakan untuk pesan-pesan ini, maka bagi saya lelucon berhenti, dan kami akan mengejarnya, apakah itu berhasil atau tidak. Tetapi ada batasan untuk hal-hal tertentu."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya FP2 F1 GP Spanyol: Hamilton Lewati Sainz, Norris
Artikel berikutnya Famin Tak Permasalahkan Skandal Masa Lalu Briatore

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia