Symonds tidak yakin mobil F1 2017 dapat tampil lima detik lebih kencang

dibagikan
komentar
Symonds tidak yakin mobil F1 2017 dapat tampil lima detik lebih kencang
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
24 Nov 2016 01.39

Kepala teknis Williams, Pat Symonds, tidak yakin mobil-mobil Formula 1 di tahun 2017 dapat tampil lima detik lebih kencang, seperti yang sempat diperkirakan sebelumnya.

Pat Symonds, Williams Chief Technical Officer in the FIA Press Conference
Felipe Massa, Williams FW38 Mercedes, leads Fernando Alonso, McLaren MP4-31 Honda; Nico Hulkenberg,
Kimi Raikkonen, Ferrari with 2017 Pirelli tyres
Sebastian Vettel, Ferrari tests the 2017 spec Pirelli
Kimi Raikkonen, Ferrari with 2017 Pirelli tyres
Pascal Wehrlein, Mercedes AMG F1 W06 Hybrid with 2017 Pirelli tyres
Nico Rosberg, Mercedes F1 Team testing 2017-spec Pirelli tyres
Mercedes AMG F1 W06 Hybrid with 2017 and 2016 Pirelli tyres

Saat tim-tim F1 terus mempersiapkan mobil-mobil mereka menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada musim depan, Symonds mengaku ragu dengan prediksi banyak orang terkait mobil F1 2017 yang dapat tampil lima detik lebih kencang.

Ia memprediksi catatan waktu mobil tahun depan tidak akan jauh berbeda dari catatan waktu mobil F1 satu dekade yang lalu.

“Mereka pernah mengemudikan mobil seperti ini sebelumnya, Saya kira itu tidak akan jauh berbeda dari mobil 2004/2005,” ujar Symonds.

“Saya beri contoh, tikungan yang biasanya dilalui dalam kecepatan 200 km/j, tahun depan akan dilalui 30-35 km/j lebih kencang. Gaya G juga akan bertambah, jadi tuntutan fisik menjadi semakin tinggi. Tapi saya rasa angka-angka itu tidak terlalu luar biasa.

“Performa mobil akan semakin mirip dengan mobil-mobil era pertengahan 2000-an. Tapi saya tidak yakin dengan prediksi lima detik lebih kencang.

“Kita masih memiliki tanda tanya yang besar terkait spesifikasi ban baru. Tetapi bila saya harus memberi asumsi terkait performa ban tahun depan, maka saya rasa kami akan mendekati angka empat detik lebih kencang.

“Di tempat-tempat seperti Barcelona, mobil-mobil seperti ini [2017] akan terlihat lebih kencang. Namun, di trek seperti Monza, saya rasa catatan waktunya tidak akan jauh berbeda.”

Symonds juga berkata bahwa timnya mengalami hambatan terkait progres pengembangan mobil 2017 mereka.

“Kami baru bisa menguji coba ban [spek-2017] di terowongan angin pada akhir bulan Februari tahun ini. Jadi, kami memiliki masa pengembangan mobil yang jauh lebih singkat dibandingkan dengan pengembangan mobil seperti saat tahun 2009,” ujarnya.

“Perbedaan besar lainnya dari tahun 2009, adalah saat itu, tim diperbolehkan melakukan uji coba terowongan angin 24/7. Malah Toyota saat itu menggunakan dua terowongan angin yang sama-sama bekerja 24 jam. Kini, setiap tim, baik itu Haas, Manor, atau Mercedes, kami hanya diperbolehkan untuk melakukan 65 uji coba per minggu.

“Jadi bila ada satu tim menemukan terobosan yang besar, maka kami akan sulit mengejarnya.”

Meski ia percaya perubahan regulasi di musim 2017 dapat mengubah peta persaingan di F1, Symonds tidak yakin hal tersebut dapat langsung membuat kompetisi berjalan semakin ketat.

“Peta persaingan dapat berubah, tetapi hal itu tidak otomatis membuat persaingan tadi menjadi semakin ketat.”

Artikel Formula 1 berikutnya
Vasseur: Palmer harus samai performa Hulkenberg untuk dapat bertahan

Artikel sebelumnya

Vasseur: Palmer harus samai performa Hulkenberg untuk dapat bertahan

Next article

Hitungan matematis Rosberg untuk jadi juara dunia

Hitungan matematis Rosberg untuk jadi juara dunia
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Williams
Penulis Jonathan Noble
Tipe artikel Breaking news