Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Szafnauer: Aston Martin Merenggut Tanggung Jawab Saya

Adanya dua ‘raja’ dalam tubuh Aston Martin memicu Otmar Szafnauer untuk meninggalkan perusahaan tempatnya bekerja sejak 2009. Ia pun menerima pinangan Alpine F1.

Otmar Szafnauer, Team Principal, Alpine F1

November 2021, tersiar rumor kalau Szafnauer bakal meninggalkan Aston Martin dan melompat ke Alpine. Kabar tersebut terbukti saat skuad Prancis itu melakukan restrukturisasi, Februari silam.

Szafnauer dilantik menggantikan Marcin Budkowski. Ia tak pernah mengutarakan alasan sebenarnya, hanya mengatakan kalau ada dua pemimpin dalam skuad Aston Martin.

Martin Whitmarsh yang bergabung sebagai CEO Grup Aston Martin Performance Technologies ternyata juga diberi wewenang yang sama. Tumpang tindih kekuasaan tersebut membuat Szafnauer tidak betah dan memutuskan untuk mundur.

Setelah satu bulan berselang, Szafnauer akhirnya angkat bicara. “Ketika struktur manajemen ditentukan, saya tidak punya efek seperti yang diharapkan setelah datangnya Martin. Mereka membuat itu jelas bagi saya, bahwa tanggung jawab yang saya miliki sebelumnya, tidak pernah diberikan,” ucapnya.

“Ketika saya mengetahui soal itu, saya merasa sudah saatnya melihat ke tempat lain. Tahun lalu, pada balapan terakhir, mereka berkata kepada saya, ‘Anda dulu dapat mengelola tim, tapi sekarang tidak lagi.’

“Saya punya kesepakatan dan tak punya alasan untuk pergi. Saya akan tinggal kalau tanggung jawab saya tidak direnggut.”

Baca Juga:

Dengan pengalaman panjang lebih dari satu dekade, Szafnauer tentu lebih mudah mencari tambatan baru. Alpine pun mengirimkan proposal menarik kepadanya untuk menjadi prinsipal baru.

“Dalam diskusi dengan para petinggi di Alpine, mereka mengatakan alasan ingin mendatangkan saya karena pengalaman di Formula 1 dan menerapkan itu di Alpine akan membantu mereka memenangi balapan,” pria 67 tahun itu menerangkan.

“Ketika perekrut Anda mengatakan itu, ita kenapa Anda percaya ketika Anda dipanggil dan mereka menginginkan pengalaman Anda. Itu kenapa saya memilih pengalaman ini.”

Setelah Szafnauer hengkang, Aston Martin menggaet Mike Krack sebagai prinsipal. Saat ini, Alpine bertengger di peringkat keempat klasemen konstruktor setelah meraup 16 poin.

Sedangkan, tim milik Lawrence Stroll harus gigit jari karena tak kunjung pecah telur. Sebastian Vettel absen dalam dua balapan pembuka akibat terpapar Covid-19 dan digantikan Nico Hulkenberg.

Esteban Ocon, Alpine F1 Team, Otmar Szafnauer, Team Principal, Alpine F1, Fernando Alonso, Alpine F1 Team

Esteban Ocon, Alpine F1 Team, Otmar Szafnauer, Team Principal, Alpine F1, Fernando Alonso, Alpine F1 Team

Foto oleh: Carl Bingham / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Nico Hulkenberg Yakin Bisa Kembali ke F1
Artikel berikutnya David Coulthard: Belum Waktunya Kritik George Russell

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia