Tak ada penggantian hilangnya hari tes F1

Hilangnya hari pada tes pramusim Formula 1 sepertinya tidak akan diganti, meski sesi Rabu di Barcelona terancam batal akibat kondisi salju.

Dengan buruknya prakiraan cuaca sepanjang rabu, beberapa tim mulai memulai lobi-lobi untuk mengubah jadwal lebih awal minggu ini.

Suasana semakin kompleks dengan adanya fakta Williams telah menjadwalnya hari pembuatan film secara privat untuk Jumat dan Ferrari di hari Sabtu. Senin pun dipilih sebagai alternatif memungkinkan.

Setiap perubahan membutuhkan persetujuan dari semua 10 tim, dengan Regulasi Balap FIA berbunyi, “Jadwal tes akan difinalisasi pada 21 hari setelah publikasi pertama kalendar Kejuaraan, perubahan hanya dapat dilakukan setelah hari itu dengan persetujuan semua kompetitor.”

Meski beberapa tim mendorong adanya pergantian jadwal, Motorsport.com meyakini bahwa lebih dari satu tim menolak untuk setuju.

“Williams dan Ferrari telah menolak, jadi takkan terjadi,” sebut salah satu sumber tim kepada Motorsport.com.

Akan muncul masalah logistik bagi tim, sebagai contoh dalam hal perjalanan personil pulang pergi antara Spanyol dan markas masing-masing telah dijadwalkan, membuat Senin menjadi tidak praktis.

Sebagai tambahan, aturan FIA mengenai sesi tes jelas mengatakan tidak boleh dilakukan lebih dari empat hari, “Dua tes, terbuka bagi semua kompetitor, dengan tidak lebih dari empat hari berturut-turut dilakukan antara 1 Februari dan 10 hari sebelum dimulainya ronde pertama kejuaraan.”

Menambah Senin sebagai hari ekstra, dengan dimulainya tes empat hari kedua sesuai jadwal, akan membuatnya bertambah menjadi lima hari. Jika pun semua tim setuju, FIA harus berkonsultasi dengan departemen legal apakah aman jika mereka melanggar sendiri ketentuannya.

Sebagai tambahan, FIA bisa saja mendapatkan persetujuan pada Selasa, agar sesi Rabu dapat dibatalkan.

Meski tidak ada mobil turun, secara prinsip tes hari ketiga tetap dinyatakan telah berlangsung.

Ikuti Motorsport.com di:

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tipe artikel Breaking news