Tak lagi jadi nama mesin, TAG tetap sponsori Red Bull

dibagikan
komentar
Tak lagi jadi nama mesin, TAG tetap sponsori Red Bull
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
5 Des 2018 02.19

TAG Heuer tetap bermitra dengan Red Bull Racing meski tidak lagi menjadi nama mesin bagi tim Formula 1 yang bermarkas di Milton Keynes tersebut.

TAG Heuer, produsen jam tangan asal Swiss, menjadi nama mesin Red Bull setelah isu politis sejak 2016 antara skuat minuman berenergi tersebut dengan pabrikan mesin Renault.

Mulai musim 2019, Red Bull bakal beralih ke mesin Honda. Meski tidak lagi menjadi nama mesin, TAG Heuer memutuskan tetap memperpanjang kontrak sponsor mereka dengan Red Bull hingga 2021.

"Sepanjang tiga musim terakhir, nama TAG Heuer telah berkaitan erat dengan kerja keras tim," ucap sang team principal, Christian Horner.

"Tidak hanya melalui penamaan power unit, tapi juga eksistensi global yang mereka miliki.

"Nama TAG Heuer memiliki sejarah luar biasa di F1, dan bisa ditelusuri hingga masa keemasan balap Grand Prix. Kami bangga bisa ikut ambil bagian dalam kelanjutan kisah mereka."

Stephane Bianchi, bos TAG Heuer, ikut berkomentar: "Bagi saya sudah jelas bahwa hubungan luar biasa antara TAG Heuer dengan F1 harus berlanjut melalui kemitraan ini."

TAG Heuer memang sudah menjadi pemain lama sebagai sponsor di Formula 1. Sebelumnya mereka pernah menjadi mitra Ferrari pada 1970-an, dan kemudian bersama McLaren.

Selain Formula 1, TAG Heuer juga pernah teribat dalam ajang balap Formula E, WTCC, dan Indy 500.

Slider
List

1/10

Foto oleh: Jean Petin / Sutton Images

2/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

3/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

4/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

5/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

6/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

7/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

8/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

9/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

10/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Next article
Magnussen bosan bersaing di papan tengah

Artikel sebelumnya

Magnussen bosan bersaing di papan tengah

Next article

Red Bull umumkan program junior untuk 2019

Red Bull umumkan program junior untuk 2019
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Red Bull Racing Shop Now
Penulis Adam Cooper