Terungkap! 6 Sirkuit Ingin Gelar Sprint Race pada F1 2022

Motorsport.com memperoleh informasi bahwa Formula 1 telah mengusulkan enam venue yang ingin menjadi tuan rumah Sprint Race musim depan. Di mana saja?

Terungkap! 6 Sirkuit Ingin Gelar Sprint Race pada F1 2022

Dalam pertemuan rutin antara Team Principal dengan petinggi F1 di paddock Sirkuit Jeddah Corniche, Sabtu (4/12/2021), muncul proposal pengajuan tentang Sprint Race.

Sementara masih dalam tahap yang sangat formatif, dan tidak ada pemungutan suara yang diambil soal apakah akan mendorong konsep Sprint Race untuk 2022, beberapa detail penting rupanya sudah diuraikan.

Secara khusus, beberapa sumber tim telah mengonfirmasi bahwa Formula 1 mengungkapkan preferensinya untuk enam Grand Prix yang ingin mengadakan Sprint Race.

Lokasi yang diusulkan adalah:

1. Grand Prix Bahrain – Sakhir.

2. Grand Prix Emilia Romagna – Imola.

3. Grand Prix Kanada – Montreal.

4. Grand Prix Austria – Red Bull Ring.

5. Grand Prix Belanda – Zandvoort.

6. Grand Prix Brasil – Interlagos.

Baca Juga:

Diskusi Finansial

Meski diyakini tim-tim umumnya senang dengan format Sprint Race yang berlangsung hingga 2022, faktor kuncinya sekarang apakah tim dan F1 menyepakati keuangan ke depan.

Tahun ini, tim diberi penghasilan tambahan sebagai tunjangan kecelakaan, jika mobil mereka mengalami kerusakan dalam kecelakaan pada Sprint Race.

Sumber menyebutkan F1 lebih memilih tunjangan kecelakaan diganti dengan biaya yang ditetapkan untuk tahun depan. Namun, ada beberapa ketidaksepakatan tentang bagaimana ini harus sesuai dengan batas biaya.

Sejumlah tim memilih keuangan ditambahkan ke apa yang mereka boleh belanjakan untuk musim ini. Sedangkan lainnya lebih suka batas biaya dipertahankan dan sebagai gantinya semua tim hanya menerima uang ekstra.

Proposal awal yang diajukan sekitar 500 ribu dolar Amerika (setara 7,2 miliar Rupiah) per Sprint Race hingga maksimum lima event, dengan pembayaran tambahan untuk acara berikutnya ditambahkan di atas.

Masalah uang dipandang oleh beberapa tim sebagai hal yang sangat penting untuk format Sprint Race ke depan. Itulah kenapa kesepakatan akan diperlukan sebelum F1 terlibat dalam pembicaraan tentang perubahan lain.

Salah satu sumber tim mengatakan: “Kami tidak dapat menerima kehilangan uang untuk ambil bagian dalam Sprint Race.”

Valtteri Bottas, Mercedes W12, Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, and Daniel Ricciardo, McLaren MCL35M

Valtteri Bottas, Mercedes W12, Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, and Daniel Ricciardo, McLaren MCL35M

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Perubahan Pole dan Poin

Sementara diskusi sekarang yang akan berfokus pada aspek finansial, tim sudah diberitahu bahwa jika masalah ini diselesaikanm maka ada penyesuaian lain yang ingin dilakukan F1 terhadap format Sprint Race.

Di antara ide-ide yang telah disebutkan adalah untuk poin yang akan diberikan bagi yang finis 10 besar, bukan hanya tiga teratas seperti yang telah berjalan pada musim ini.

Selain itu, F1 ingin agar FIA mengubah regulasi untuk menetapkan bahwa pole position resmi akan diberikan kepada pembalap yang tercepat di sesi kualifikasi Jumat dan bukannya pemenang Sprint Race.

Formula 1 juga ingin diskusi lebih lanjut dilakukan dengan tim tentang apakah Sprint Race ini akan berdiri sendiri atau tidak, sehingga nantinya tidak memengaruhi grid untuk balapan Minggu.

dibagikan
komentar
Hasil Kualifikasi F1 GP Arab Saudi: Mercedes 1-2, Verstappen Hajar Pembatas
Artikel sebelumnya

Hasil Kualifikasi F1 GP Arab Saudi: Mercedes 1-2, Verstappen Hajar Pembatas

Artikel berikutnya

Max Verstappen Bakal Lebih Menekan di GP Arab Saudi

Max Verstappen Bakal Lebih Menekan di GP Arab Saudi
Muat komentar