Tsunoda Buat Terobosan dalam Manajemen Ban F1

Pembalap AlphaTauri, Yuki Tsunoda, mengungkapkan bahwa gelaran GP Inggris di Silverstone telah membantunya dalam hal pemahaman manajemen ban, yang akan berguna baginya di balapan F1 mendatang.

Tsunoda Buat Terobosan dalam Manajemen Ban F1

Sang rookie tengah dihadapkan periode sulit, terutama ketidakmampuannya untuk mengimbangi kecepatan rekan setim, Pierre Gasly. Pembalap muda Jepang itu juga beberapa kali menuai hasil mengecewakan.

Silverstone menjadi ujian berat yang kesekian kalinya bagi Tsunoda. Format baru Sprint Race membuat dia hanya memiliki satu sesi latihan bebas pada Jumat sebelum kualifikasi dan aturan parc ferme diterapkan.

Meski sempat tak puas akan set-up mobil AlphaTauri AT02, Tsunoda rupanya memanfaatkan balapan F1 GP Inggris untuk belajar tentang bagaimana menjaga usia ban.

“Saya kira untuk manajemen ban, saya sangat bagus. Menurut saya, di Austria, saya menghemat terlalu banyak dan saya terlalu lambat,” ucapnya menjawab pertanyaan Motorsport.com.

“Saya mencoba untuk meningkatkannya di Silverstone dan pada stint pertama, saya hampir menekan keluar, dan terutama setelah stint kedua saya mengganti ke ban hard, tetapi dengan sedikit lebih banyak manajemen ban, dan itu bekerja dengan baik. Jadi, saya hanya menyimpan pengalaman itu dan menggunakannya untuk masa depan.”

Pada akhirnya, Tsunoda berhasil finis ke-10. Terbantu oleh melintirnya Kimi Raikkonen (Alfa Romeo), serta Gasly yang dilanda masalah pecah ban.

“Saya senang mendapatkan satu poin. Tiga atau lima lap terakhir posisinya banyak berubah. Tapi ya, secara keseluruhan format yang berbeda membuat sulit, satu latihan bebas dan kemudian langsung ke kualifikasi, yang belum pernah saya alami di Silverstone,” tuturnya.

“Itu adalah pekan balapan yang cukup sulit. Dan menjalani kualifikasi yang sulit karena traffic, saya tidak bisa melakukan lap yang tepat. Tetapi kami bisa mendapatkan poin yang kami inginkan. Jadi, saya senang.”

George Russell, Williams FW43B, Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT02, and Sergio Perez, Red Bull Racing RB16B

George Russell, Williams FW43B, Yuki Tsunoda, AlphaTauri AT02, and Sergio Perez, Red Bull Racing RB16B

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Tsunoda lalu mengatakan, AlphaTauri AT02 Tsunoda sangat sulit untuk dikendalikan ketika mengikuti mobil balap Formula 1 yang lain.

“Udara bersih sangat bagus, saya kira. Dengan adanya udara bebas, saya selalu memiliki keseimbangan yang cukup netral. Tapi begitu saya mendapat udara kotor, saya mengalami banyak keseimbangan yang tidak konsisten, dan saya berjuang untuk mengemudi dengan benar,” ujarnya.

“Kami harus bekerja keras di sana untuk mendapatkan lebih banyak peluang menyalip atau apa pun, tetapi itulah batasan utama untuk saat ini.

“Saya hanya fokus pada manajemen ban saya. Saya memiliki kepercayaan diri yang sangat baik untuk manajemen ban Silverstone ini. Saya hanya mencoba untuk tetap pada rencana dan saya tahun itu akan sulit untuk mengikuti mobil di belakang Jadi, saya mencoba manajemen ban sebanyak mungkin.

“Ketika saya mendapat udara bersih, saya hanya mencoba menekan sebanyak yang saya bisa, dan itu berhasil dengan baik untuk strategi, terutama untuk stint pertama.”

Formula 1 akan kembali bergulir akhir pekan ini, dalam balapan bertajuk GP Hungaria di Hungaroring.

Baca Juga:

Yuki Tsunoda, AlphaTauri, dalam konferensi pers jelang F1 GP Inggris 2021 di Silverstone.

Yuki Tsunoda, AlphaTauri, dalam konferensi pers jelang F1 GP Inggris 2021 di Silverstone.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Perez Bertekad Raih Hasil Bagus di GP Hungaria

Artikel sebelumnya

Perez Bertekad Raih Hasil Bagus di GP Hungaria

Artikel berikutnya

Button Ingin Verstappen dan Hamilton Bertarung Secara 'Jantan'

Button Ingin Verstappen dan Hamilton Bertarung Secara 'Jantan'
Muat komentar