Tsunoda Lakukan Penyesuaian Kursi Mobil untuk F1 2021

Pembalap muda Jepang, Yuki Tsunoda, telah tiba di markas Tim Scuderia AlphaTauri dan mulai mempersiapkan mobilnya untuk menghadapi Formula 1 (F1) 2021.

Tsunoda Lakukan Penyesuaian Kursi Mobil untuk F1 2021

AlphaTauri mengumumkan bahwa Tsunoda akan menggantikan posisi Daniil Kvyat pada ajang balap jet darat. Pembalap 20 tahun itu jadi rekan baru pembalap Prancis, Pierre Gasly.

Tsunoda, yang tampil impresif pada Formula 2 (F2) 2020 dan menempati peringkat ketiga, telah menjalani tes mengemudikan mobil F1 dengan AlphaTauri di Abu Dhabi, akhir tahun lalu.

Jadi, pemuda kelahiran Sagamihara, Kanagawa, Jepang, pada 11 Mei 2000 tersebut telah punya pengaturan kursi mobil yang tersedia dalam skuad AlphaTauri.

Namun, Tsunoda baru-baru ini mendatangi pabrik AlphaTauri di Faenza, Italia. Ia harus kembali melakukan penyesuaian kursi sekaligus akan memulai persiapan menghadapi musim baru F1.

Sang rookie (pembalap debutan) F1 bertemu dengan anggota timnya terlebih dulu. Kemudian melakukan pengujian dengan kendaraan 2018 dan penyesuaian kursi untuk mobil 2021.

Baca Juga:

Pengaturan perlu dilakukan demi membuat Tsunoda senyaman mungkin saat mengemudikan mobil AT01. Maklum, ia bakal menjadi pembalap paling pendek dalam F1 tahun ini.

Postur Tsunoda hanya 159 sentimeter (cm) dengan berat 54 kilogram (kg). Karena itu engineer AlphaTauri harus menyesuaikan mobil, terutama kursi, agar ia bisa tampil maksimal.

Tsunoda rencananya akan menjalani tes dua hari di Sirkuit Imola pada 27-28 Januari dengan mobil 2018. Lalu pengujian dengan kendaraan baru pada 23-25 Februari.

Ia juga telah menentukan nomor mobil yang akan dipakai untuk Formula 1 2021. Tsunoda memilih angka yang pernah digunakan oleh juara dunia, Jenson Button.

Tsunoda bakal memakai nomor 22 pada musim debutnya. Angka itu terbilang istimewa. Button bersama Tim Brawn GP menyabet gelar F1 dengan nomor mobil 22 pada 2009.

Angka tersebut juga pernah dipakai pendahulunya Tsunoda, Takuma Sato. Pembalap Jepang ini menggunakan nomor 22 dari 2006 hingga 2007 ketika membela Tim Super Aguri.

 

dibagikan
komentar
Wolff Anggap Triple Race F1 Buruk tapi Diperlukan

Artikel sebelumnya

Wolff Anggap Triple Race F1 Buruk tapi Diperlukan

Artikel berikutnya

Makin Canggih, Spionase dalam Formula 1 Mulai Berkurang

Makin Canggih, Spionase dalam Formula 1 Mulai Berkurang
Muat komentar