Analisis teknis Giorgio Piola
Topik

Analisis teknis Giorgio Piola

Upgrade Williams Tidak Hanya Mencontoh Red Bull

Williams melakukan perubahan gila-gilaan pada sasis FW44 untuk F1 GP Inggris yang akan diuji Alex Albon, demi meningkatkan kinerja mobil.

Upgrade Williams Tidak Hanya Mencontoh Red Bull

Perubahan yang dilakukan para insinyur Williams paling jelas akan berdampak pada aliran udara eksternal. Meskipun, ada juga sejumlah pekerjaan yang dilakukan pada power train untuk mengakomodasi kepentingan mereka.

Menariknya, sejumlah upgrade yang dilakukan tim asal Grove, Inggris, tersebut tidak hanya mengambil referensi dari satu tim. Desain sidepod (foto utama) baru Williams FW44 jelas banyak dipengaruhi dari model milik Ferrari F1-75 dan Red Bull Racing RB18.

Kendati begitu, konsep keseluruhan sidepod ini tetap lebih banyak ke Red Bull RB18. Sementara, sejumlah area lain diubah untuk meningkatkan aliran udara dengan prinsip downwashing ramp.

Dengan solusi tersebut, bagian tengah-belakang Williams FW44 terlihat memiliki bentuk inlet, undercut, dan flank yang sangat mirip dengan Ferrari F1-75. Desain mulut yang lebar tapi dangkal digunakan untuk memasok udara dingin ke radiator yang ditempatkan di dalamnya.

Perubahan di bodi bagian luar membuat komponen seperti radiator, berbagai pendingin, elektronik, dan perlengkapan tambahan lain semuanya harus dimodifikasi dan/atau diposisikan ulang juga. Tidak hanya agar bodywork sidepod bisa disesuaikan, tapi penutup mesin juga bisa didesain ulang.

Williams FW44 rear detail

Williams FW44 rear detail

Photo by: Giorgio Piola

Williams FW44 engine detail

Williams FW44 engine detail

Photo by: Giorgio Piola

Di bawah penutup mesin, jika sebelumnya ada sepasang pendingin di atas power unit, kini hanya ada satu. Menariknya, model pendingin ini mirip dengan yang terlihat di Red Bull RB18, McLaren MCL36, dan AlphaTauri AT03.

Jika melihat sidepod dan bodywork penutup mesin sebelum dipasang ke mobil, cukup jelas untuk melihat betapa berbedanya kedua desain tersebut. Layout baru (foto kiri bawah) merupakan bodywork sidepod yang jauh lebih lebar dan lebih panjang.

Penutup mesin sekarang jauh lebih ramping di belakang airbox (kotak udara) mengingat perubahan yang diperlukan yang telah dilakukan pada ukuran dan posisi komponen internal.

Perbandingan sidepod dan penutup mesin (engine cover) Williams FW44 yang disiapkan untuk F1 GP Inggris 2022 di Sirkuit Silverstone.

Perbandingan sidepod dan penutup mesin (engine cover) Williams FW44 yang disiapkan untuk F1 GP Inggris 2022 di Sirkuit Silverstone.

Foto oleh: Uncredited

Para desainer di Grove juga mengubah desain lantai FW44 secara drastis. Kini, mereka memasang komponen seperti rangkaian penggaris yang sangat berbeda di ujung depan terowongan di bawah lantai.

Sementara itu, sayap tepi lantai berbentuk segitiga telah dibuang demi membawa lengkungan lantai ke depan dan mengubah geometrinya.

Keterbatasan suku cadang dan kemampuan untuk memanfaatkan Silverstone sebagai dasar pengumpulan data back-to-back yang ekstensif membuat Nicolas Latifi harus melanjutkan memakai FW44 spesifikasi lama (semisal untuk bodywork, foto kanan atas).

Meskipun begitu, Williams optimistis mereka akan melihat peningkatan kinerja yang cukup besar dengan sejumlah komponen dan pembaruan desain bodi baru yang dipasang pada Williams FW44 geberan Alex Albon pada GP Inggris, akhir pekan ini (1-3/7/2022).

Baca Juga:

 

dibagikan
komentar
Max Verstappen: Nelson Piquet Bukan Seorang Rasis
Artikel sebelumnya

Max Verstappen: Nelson Piquet Bukan Seorang Rasis

Artikel berikutnya

5 Ide Teknik yang Mencuri Perhatian dari Mobil F1 2022

5 Ide Teknik yang Mencuri Perhatian dari Mobil F1 2022