Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Valentino Rossi, MotoGP dan Penolakannya terhadap F1

Balap mobil selalu menjadi gairah Valentino Rossi. Walau demikian, The Doctor lebih memilih MotoGP ketimbang Formula 1.

Valentino Rossi tes Ferrari F2008

Musim 2022 menandai tahun pertama kejuaraan dunia Grand Prix tanpa sosok Rossi. Sang legenda MotoGP resmi pensiun, menutup karier luar biasanya yang berbuah sembilan gelar juara dunia, 115 kemenangan dan 235 podium.

Namun, sepak terjang Rossi di balap motor bisa saja terputus lebih awal, saat pria kelahiran Urbino itu mendapat tawaran hijrah ke ajang Formula 1 dan membela Scuderia Ferrari di ajang Formula 1.

Dalam sebuah wawancara bertajuk In Depth with Graham Bensinger, pemakai nomor ikonik #46 tersebut menuturkan bagaimana dirinya sangat dekat untuk menggeluti balap jet darat.

“Stefano Domenicali menelepon saya dan berkata, 'Mengapa Anda tidak mencoba salah satu mobil kami? Kami memiliki trek yang menarik dan cepat di Fiorano, mari lakukan tes di sini'. Jadi saya menerima tawaran itu dan kami mengatur tesnya,” kata Rossi.

Valentino Rossi

Valentino Rossi

Fotoğraf: Ferrari Media Center

Tak lama kemudian, The Doctor menjalani tes lagi di Valencia. Kali ini, berbagi lintasan dengan 14 pembalap Formula 1 lainnya.

Hari pertama tidak berjalan sesuai rencana. Tetapi pada hari kedua segalanya berjalan lebih baik dan Rossi posisi kesembilan. Lap terbaiknya 0,7 detik lebih lambat dari Michael Schumacher.

“Sebenarnya ada rencana pindah ke Formula 1, tapi tidak langsung dengan Ferrari. Niatnya mulai dari tim yang lebih kecil, coba cari pengalaman, dan kalau saya cukup kencang, maka saya akan pindah ke Ferrari,” ucap Rossi.

“Saya kira itu adalah tes yang sangat bagus. Saya cukup cepat. Tetapi saya ingat ketika saya pulang ke rumah, saya memutuskan untuk tetap di MotoGP.”

Baca Juga:

Kendati begitu, tanda tanya sempat menaungi Rossi. “Ada banyak tekanan pada saya untuk membuat keputusan ini. Mereka berkata kepada saya, 'Pilih F1, pergi ke Ferrari,' karena itu adalah hal yang penting,” tuturnya.

"Ketika saya ingin menjelaskan keputusan saya, semua orang mengatakan kepada saya, 'Tidak, tidak, Anda harus pergi ke F1’.”

Eks pembalap Honda, Ducati dan Yamaha itu lalu mengungkapkan, bahwa di antara mereka yang mendorongnya untuk balapan F1 adalah ibunya, Stefania Palma.

Namun, Rossi memutuskan untuk melanjutkan karier di MotoGP, dunia yang membuatnya menjadi salah satu rider paling ikonik dan berpengaruh dalam sejarah motorsport.

“Saya harus memutuskan sendiri dan hati saya berkata kepada saya untuk tetap di MotoGP.”

Valentino Rossi, nearby Fiorano track: Valentino Rossi ve Michael Schumacher

Valentino Rossi, nearby Fiorano track: Valentino Rossi ve Michael Schumacher

Fotoğraf: Ferrari Media Center

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Perubahan Regulasi Ciptakan Formula 1 Menarik
Artikel berikutnya Sauber Siap Dukung Kimi Raikkonen jika Ingin Balapan Lagi

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia