Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Formula 1 Monaco GP

Verstappen Akui GP Monako Selalu Sulitkan Red Bull

Max Verstappen tidak berekspektasi bahwa akhir pekan ini akan mudah bagi Red Bull di Monako. Juara dunia Formula 1 tiga kali ini juga memperhitungkan kekuatan McLaren dan Ferrari.

Max Verstappen, Red Bull Racing

Tiga pekan lalu di Miami, Max Verstappen harus menyaksikan Lando Norris meraih kemenangan setelah pembalap Inggris itu berhasil melakukan pit stop saat fase safety car. Akhir pekan lalu di Imola, sekali lagi segalanya tidak berjalan mulus bagi Red Bull.

Tim yang berbasis di Milton Keynes ini mengawali balapan dengan buruk di sirkuit Italia, meskipun Verstappen berhasil merebut posisi terdepan pada Sabtu dan memenangi balapan pada hari Minggu.

"Ini adalah sirkuit yang sama sekali berbeda," komentar Verstappen, ketika ditanya pada konferensi pers resmi sebelum Grand Prix Monako apakah Red Bull dapat mengalami masalah yang sama dengan Imola akhir pekan depan. Meski begitu, ia tidak berharap timnya akan memiliki waktu yang mudah di Monako.

Ia melanjutkan, "Karena itu mungkin bukan trek terbaik kami, karena mobil kami biasanya mengalami kesulitan dengan gundukan dan kerb. Kami telah memperbaiki hal itu dan kecepatan kami di tikungan lambat juga sedikit lebih baik tahun ini, tapi tetap saja itu tidak akan membuat akhir pekan ini mudah bagi kami."

"Monako tidak pernah mudah. Bahkan, jika Anda memiliki mobil terbaik. Monako adalah tempat yang sangat sulit untuk melakukan segalanya dengan benar.

Baca Juga:

“Sebagai contoh, sulit untuk membuat ban bekerja dengan baik di sini selama putaran kualifikasi. Selain itu, selalu ada sesuatu yang terjadi di sini yang menyebabkan penundaan. Banyak hal yang bisa berjalan dengan baik, tetapi juga banyak hal yang bisa salah. Oleh karena itu, kami harus siap menghadapinya.

"Saya berharap tidak mengalami akhir pekan seperti Imola, karena itu cukup menegangkan dan tidak menyenangkan," ujar pemenang 59 grand prix itu tentang sesi latihan bebas yang sulit untuk GP Emilia-Romagna. "Namun, kami tahu bahwa ini adalah sirkuit yang lebih sulit bagi kami, meskipun kami pernah menang di sini di masa lalu."

Tidak ada jaminan

Verstappen mengharapkan perlawanan yang diperlukan dari Ferrari dan McLaren dalam kualifikasi. "Ya, karena sekilas ini adalah salah satu sirkuit yang lebih sulit bagi kami. Selain itu, Ferrari sangat kuat di sini dalam beberapa tahun terakhir dan McLaren telah menemukan banyak performa dalam dua balapan terakhir.

“Kami pasti harus mengawasi mereka. Selain itu, Monako selalu bisa memberikan kejutan. Sebagai contoh, saya ingat Esteban Ocon mencatatkan waktu yang fantastis di sini pada babak kualifikasi tahun lalu. Itu adalah sesuatu yang bisa terjadi di Monako, jika seseorang merasa baik dan percaya diri. Jadi kita lihat saja nanti."

Tujuh pole position pertama pada 2024 semuanya menjadi milik Verstappen. Namun hasil masa lalu bukan jaminan untuk masa depan.

"Ya, sejauh ini tahun ini berjalan sangat baik di kualifikasi dan tentu saja saya akan mencoba meraih pole di sini, tetapi tentu saja di Monako tidak ada jaminan,” ucapnya.

Persaingan makin dekat

Ada yang mengatakan bahwa dua balapan akhir pekan terakhir menunjukkan bahwa monopoli absolut Verstappen dan Red Bull di Formula 1 telah berakhir. Ia mengakui bahwa persaingan makin dekat.

"Sekarang akan tergantung pada siapa yang paling banyak mengembangkan mobil dan menemukan set-up terbaik," ungkapnya. "Penting untuk selalu berada dalam kondisi terbaik kami, sekarang sudah makin dekat. Hal itu mungkin tidak selalu memungkinkan dan beberapa akhir pekan terakhir mungkin juga tidak optimal, tetapi setiap akhir pekan kami berusaha untuk itu."

Soal gelar juara, Verstappen masih percaya diri. "Saya pikir pengalaman beberapa tahun terakhir membuat kami sulit dikalahkan. Kami juga tidak membuat banyak kesalahan,” ujarnya.

"Anda juga harus berpikir seperti itu. Setelah dua balapan terakhir, mereka juga terlihat bersaing ketat. Mereka masih berjarak beberapa poin dari kami, tetapi jika Anda tiba-tiba mulai memenangkan balapan, situasinya bisa berubah dengan cepat.

“Namun, kami juga mencari cara untuk meningkatkan paket kami. Dan pendekatan saya tidak berubah. Saya fokus pada diri saya sendiri, karena hanya itu yang bisa saya pengaruhi."

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya F1 Akui Minat Thailand, Korea Selatan dan Indonesia Gelar Balapan
Artikel berikutnya Alasan McLaren Tak Ubah Corak di Bagian Roda MCL38

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia