Verstappen Akui Kinerja Red Bull Melebihi Ekspektasi

Peraih pole position Grand Prix (GP) Prancis, Max Verstappen, mengatakan Red Bull Racing tak menyangka bisa tampil kuat di Sirkuit Paul Ricard.

Max Verstappen berhasil meraih pole position keduanya musim ini setelah mengungguli dua pembalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, dalam kualifikasi, Sabtu (19/6/2021).

Pembalap andalan Red Bull Racing asal Belanda itu lebih cepat 0,258 detik atas Hamilton yang akan start dari grid kedua Sirkuit Paul Ricard, tuan rumah GP Prancis.

Hasil tersebut mematahkan dominasi Mercedes di Sirkuit Paul Ricard setelah masuk kembali ke kalender balap Formula 1 pada musim 2018.

“Di FP3 kami tidak terlalu baik karena cuacanya berbeda, agak dingin dan berawan. Namun kami membuktikan kekuatan di kualifikasi dengan kecepatan yang bagus,” ujar Verstappen.

“Saya sangat senang dengan itu. Sirkuit tradisional ini bukanlah trek terbaik bagi kami. Tetapi bisa mendapatkan pole di sini membuat kami sangat senang.

“Saya tahu kami dapat tampil lebih baik ketimbang terakhir kali kami berada di sini, tapi apakah ini lebih bagus? Saya tidak pernah menyangkanya.

“Jadi, ini sangat menjanjikan bagi kami dan kami harus tetap melangkah, terus menekan dan membuatnya lebih baik lagi,” sang pemuncak klasemen F1 2021 menambahkan.

Ketika ditanya tentang peluang Red Bull untuk memberi kekalahan pertama Mercedes di Paul Ricard sejak bergabung kembali dengan kalender F1, Verstappen mengatakan tentang kecepatan long runs: “Kinerja kami terasa menyenangkan di FP2.

“Kami harus menunggu dan melihat bagaimana cuaca di pagi hari (hujan diprediksi turun sebelum balapan). Tetapi saya cukup percaya diri.”

Baca Juga:

Sirkuit Paul Ricard tak memiliki zona hijau yang merupakan area terlarang untuk disentuh. Tapi di sana terdapat tiang berwana kuning untuk menegaskan batas luar trek agar pembalap tak keluar jalur.

Pada kualifikasi ketiga (Q3), Max Verstappen terlihat keluar trek di Tikungan 2, dan ia meminta timnya untuk memeriksa sayap depan ketika kembali ke pit.

Namun, pembalap 23 tahun itu menegaskan dirinya kerap meminta hal tersebut untuk memastikan mobilnya dalam keadaan baik.

“Saya pikir mobil baik-baik saja. Selama Anda tidak menyentuh tiang kuning maka Anda akan baik-baik saya. Saya tahu tidak menyentuhnya, dan hanya ingin mengetahui saap depan baik-baik saja,” katanya.

Verstappen mengakui dirinya bisa melaju cepat di sirkuit tradisional yang memiliki banyak sektor trek lurus karena memahami secara keseluruhan karakter trek.

“Kami melakukan dua percobaan dengan ban medium di Q2. Jadi, ketika Anda dapat memainkan Q3 dengan ban soft dan Anda selalu sedikit di bawah potensi sesungguhnya saat percobaan pertama,” tutur Verstappen.

“Pada percobaan kedua, Anda tahu di mana Anda kehilangan waktu, jadi Anda dapat melaju lebih cepat atau lebih lambat di setiap tikungan. Saya pikir dari situlah waktu lap saya berasal.”

 

dibagikan
komentar
Hamilton Tak Mengira Gap dengan Red Bull Cukup Besar

Artikel sebelumnya

Hamilton Tak Mengira Gap dengan Red Bull Cukup Besar

Artikel berikutnya

Presiden FIA Tak Setuju F1 Terapkan Sprint Qualifying

Presiden FIA Tak Setuju F1 Terapkan Sprint Qualifying
Muat komentar