Verstappen dalam Level Kebugaran Terbaik untuk F1 2021

Pandemi virus corona telah memberikan konsekuensi buruk di seluruh dunia, kendati begitu, kebugaran pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, tidak terpengaruh.

Verstappen dalam Level Kebugaran Terbaik untuk F1 2021

Faktanya, menurut pelatih performa Red Bull Racing, Brad Scanes, Max Verstappen memulai musim baru Formula 1 (F1) dalam bentuk terbaik sepanjang kariernya.

Verstappen telah bekerja dengan Scanes sejak awal 2020 setelah mengandalkan arahan dari Jake Aliker sebagai pelatih performa pada tahun-tahun sebelumnya.

Pada saat pengumuman pergantian mentor, pembalap Belanda tersebut mengatakan bahwa jadwal latihannya pun berubah karena setiap pelatih memiliki pendekatan sendiri.

Namun, dalam segi kondisi fisik, Verstappen dapat manfaat dari peralihannya ke pelatih performa baru dan Scanes melihatnya seperti itu meski kondisi saat ini juga memainkan peran.

"Lockdown (pembatasan) karena Covid-19 juga berguna bagi kami jika mau menyinggung dampak pandemi," Scanes menuturkan kepada Verstappen.nl.

"Itu artinya kami jarang bepergian dan lebih sedikit menjalani kewajiban media dan pemasaran. Hasilnya, kami dapat fokus berlatih untuk waktu yang cukup lama.

"Hal seperti ini tidak mungkin dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Saya pikir Max memulai musim dalam kondisi terbaik yang pernah ada," Scanes menambahkan.

Selama musim F1, fokus para pembalap utamanya adalah menjaga level kebugaran dan antara jeda race biasanya ada sesi latihan yang lebih keras.

Baca Juga:

Oleh karena itu fase terpenting untuk membangun kebugaran adalah menjelang musim baru sehingga pembalap terbiasa dengan rezim latihan yang lebih padat.

"Dalam pramusim, latihan bisa enam hingga tujuh pekan, dengan sekitar enam sesi per minggu. Beberapa hari dua sesi dan libur sesekali," kata Scanes.

Memang sangat penting untuk seorang pembalap tampil fit 100 persen atau sebugar mungkin di awal musim. Jika tidak itu akan berdampak pada hasil yang diraih.

"Penting untuk menjadi bugar. Bila tidak, itu bisa membuat Anda menderita di trek. Namun jika Anda sangat fit, waktu Anda di mobil akan terasa singkat," ucap Scanes.

"Anda butuh level kebugaran yang baik karena bila yang terjadi sebaliknya, Anda bisa tampil di bawah performa pada beberapa titik.

"Bila terjadi di lap terakhir balapan, itu bakal memengaruhi Anda secara mental dan tentunya dapat berimbas pula pada hasil yang didapatkan," kata sang pelatih.

Dalam putaran pertama F1 2021, Grand Prix (GP) Bahrain, Verstappen tampil impresif. Ia mendominasi latihan bebas dan kualifikasi dan nyaris menang pada sesi balapan.

Ia harus puas finis di belakang pembalap Mercedes, Lewis Hamilton. Kini, pembalap 23 tahun itu akan bersiap menghadapi putaran kedua, F1 GP Emilia Romagna, 16-18 April nanti.

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, bersama pelatih performanya, Brad Scanes.

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, bersama pelatih performanya, Brad Scanes.

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Tidak Ada Jaminan bagi Red Bull di Imola

Artikel sebelumnya

Tidak Ada Jaminan bagi Red Bull di Imola

Artikel berikutnya

CEO McLaren Klaim Seidl Prinsipal Tim Terbaik F1

CEO McLaren Klaim Seidl Prinsipal Tim Terbaik F1
Muat komentar