Verstappen Dilarang Kejar Fastest Lap di GP Monako

Penasehat Red Bull Racing, Helmut Marko, mengatakan timnya melarang Max Verstappen mengejar fastest lap pada GP Monako, akhir pekan lalu.

Verstappen Dilarang Kejar Fastest Lap di GP Monako

Max Verstappen berhasil mencatatkan kemenangan pada balapan Grand Prix (GP)  Monako, Minggu (23/5/2021). Berkat absennya Charles Leclerc, pembalap asal Belanda itu langsung memimpin jalannya balapan sejak lap pertama.

Karena kemenangan ini pula, Verstappen untuk pertama kalinya berhasil memimpin klasemen pembalap Formula 1 musim ini. Ia unggul empat poin dari pembalap Mercedes Lewis Hamilton yang berada di peringkat kedua.

Kendati tampil mengesankan sepanjang balapan, ada cerita menarik di balik kesuksesan Red Bull Racing di GP Monako. Hal ini disampaikan oleh sang penasehat, Helmut Marko.

Baca Juga:

Pada saat balapan, sebagian besar pembalap silih berganti mencatatkan fastest lap (putaran tercepat). Termasuk Hamilton yang mencatatkan waktu tercepat di beberapa lap.

Seperti yang diketahui, jika pembalap finis di posisi sepuluh besar, ia bakal mendapatkan tambahan 1 poin jika bisa mencatatkan fastest lap.

Tahu bahwa Verstappen merupakan pembalap yang ambisius, saat balapan, kru tim yang dijuluki Die Rotenbullen ini langsung melarang pembalapnya itu mengejar rekor fastest lap.

Adrian Newey, Max Verstappen, Red Bull Racing

Adrian Newey, Max Verstappen, Red Bull Racing

Foto oleh: Erik Junius

"Dia (Verstappen) menunjukkan bahwa dia telah mencapai tingkat kedewasaan yang berbeda," ujar Marko usai balapan.

"Saat balapan, kami selalu mengingatkannya akan banyak hal, mulai dari bagaimana cara menjaga bahan bakar, kondisi ban dan lainnya.

"Kemudian dia mulai menanyakan siapa yang mencatatkan fastest lap saat balapan. Pada saat itu, kami langsung memarahinya dan menginstruksikannya tidak memikirkan hal tersebut."

 

dibagikan
komentar
Mazepin Main Aman dengan Beri Jalan kepada Schumacher
Artikel sebelumnya

Mazepin Main Aman dengan Beri Jalan kepada Schumacher

Artikel berikutnya

Tsunoda Pasang Target Terlalu Tinggi

Tsunoda Pasang Target Terlalu Tinggi
Muat komentar