Verstappen kecewa berat dengan situasi Red Bull

Max Verstappen mengaku mulai kehilangan kepercayaan pada Red Bull setelah gagal finis untuk yang kali ketiga secara beruntun di Formula 1 2017.

Verstappen kecewa berat dengan situasi Red Bull
Max Verstappen, Red Bull Racing RB13
Max Verstappen, Red Bull Racing
An accident involving Daniil Kvyat, Scuderia Scuderia Toro Rosso STR12, Fernando Alonso, McLaren MCL
Max Verstappen, Red Bull Racing RB13 collides at the start of the race
Max Verstappen, Red Bull Racing RB13 collieded
Max Verstappen, Red Bull Racing
Bodywork flies as an accident involving Daniil Kvyat, Scuderia Scuderia Toro Rosso STR12, Fernando A
Max Verstappen, Red Bull Racing
Max Verstappen, Red Bull Racing,

Pembalap muda asal Belanda itu sudah terlebih dahulu mengalami masalah kopling saat start GP Austria sebelum tersingkir dalam insiden kecelakaan tikungan pertama.

Ketika ditanya soal perasaannya usai balapan, Verstappen berkata: "Saya biasanya tipe orang yang cukup tenang. Tapi apa yang telah terjadi memang sangat mengecewakan. Dengan cara seperti ini, orang bisa hilang kepercayaan. Bukan pada diri saya sendiri, tapi pada semua ini, jika situasi sulit seperti ini terus terjadi."

Saat diminta untuk menjelaskan apa yang sebenarnya hilang dari kepercayaannya, ia menjawab: "Atas semua yang terjadi saat ini. Saya pikir itu cukup masuk akal.

"Cepat atau lambat, ini harus berhenti. Saya tahu mereka telah melakukan pekerjaan terbaik. Dan masalahnya juga terjadi di tempat-tempat berbeda, jadi kita tidak bisa memperbaikinya dengan benar – yang salah selalu di tempat lain."

Kecelakaan tidak berpengaruh

Progres balapan Verstappen di Red Bull Ring akhirnya terhenti setelah tertabrak mobil Fernando Alonso, yang sebelumnya tersenggol mobil Daniil Kvyat. Tapi pembalap berusia 19 tahun itu tidak merisaukan kecelakaan tersebut, karena menurutnya, balapan sudah berakhir saat kopling yang ia pakai mengalami kerusakan.

"Saya sudah terlebih dahulu mengalami masalah kopling saat start." jelasnya. "Saat formation lap (putaran pemanasan), saya tahu ada yang salah. Ketika saya bergerak dari kotak grid, mobil saya bergetar kencang, jadi itu bukan sesuatu yang bagus.

"Saat start, ketika kita mulai mendekati titik gigit, kopling memang mulai bergetar. Lalu mobil terkena anti-stall, dan mungkin ada yang sudah rusak saat itu dan bocor. Jadi [tanpa kecelakaan] saya toh akan tersingkir juga.

"Jika ada yang tidak pas dan kemudian bocor atau sebagainya, maka semuanya sudah berakhir."

Permintaan maaf

Verstappen juga mengungkapkan bahwa bos tim, Christian Horner, dan konsultan tim, Helmut Marko, telah melakukan permintaan maaf atas rangkaian masalah yang ia alami. Tapi menurutnya, gestur tersebut tidak berarti banyak di tengah-tengah situasi sulit seperti ini.

"Saya pikir mereka memang belum pernah mendapatkan hasil gagal finis sebanyak ini," ujar Verstappen. "Saya pikir hasil seperti ini biasanya terjadi sepanjang tiga atau maksimal empat musim.

"Mau bagaimana lagi? 'Maaf' tidak mengubah apapun. Sejak Monako saya telah mencetak nol poin."

Laporan tambahan oleh Erwin Jaeggi

dibagikan
komentar
Besok akan digelar eksibisi F1 di jalanan kota London

Artikel sebelumnya

Besok akan digelar eksibisi F1 di jalanan kota London

Artikel berikutnya

Mulai 2019, Silverstone berhenti gelar Grand Prix F1

Mulai 2019, Silverstone berhenti gelar Grand Prix F1
Muat komentar