Verstappen kecewa terhadap manuver Vettel

dibagikan
komentar
Verstappen kecewa terhadap manuver Vettel
Pablo Elizalde
Oleh: Pablo Elizalde
Diterjemahkan oleh: Ibrahim Haddad
2 Okt 2016 13.56

Max Verstappen menyebut manuver Sebastian Vettel di tikungan pertama Grand Prix Malaysia "menggelikan" setelah pembalap Jerman tersebut turut mengganggu balapan sang pembalap Red Bull.

Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid and Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H at the start of the ra
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid leads at the start of the race as Nico Rosberg, Mercedes
Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H and Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid collide at the start o
Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H, Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid, and Max Verstappen, Red
(L to R): Max Verstappen, Red Bull Racing on the podium with team mate Daniel Ricciardo, Red Bull Ra

Vettel bersentuhan dengan mobil Mercedes Nico Rosberg ketika ia terlihat agak melebar di Tikungan 1 pada awal lomba, memaksa Verstappen kehilangan beberapa posisi karena harus menghindar.

Insiden tersebut kini telah diinvestigasi oleh steward dan Vettel dihukum penurunan 3 posisi grid untuk GP Jepang.

Verstappen kecewa terhadap manuver Vettel, menganggap bahwa pembalap Jerman tersebut berusaha menjadi juara lomba di tikungan pertama.

"Ia menusuk dari sisi dalam, mengerem sangat terlambat, dan menabrak Nico dari samping. Saya harus menghindari kecelakaan. Itu juga mempengaruhi balapan saya," ungkap Verstappen.

"Saya bisa melihat dia di belakang saya. Ia ingin menjuarai balapan di tikungan pertama, yang tentunya menggelikan.

"Saya lihat dia di kaca spion, jadi saya mengerem lebih akhir. Saya sedikit mendekat ke Nico, tapi ia [Vettel] malah menusuk dari sisi dalam.

"Radiusnya sudah cukup sempit, untuk mencoba dan menikung dan mengerem seakhir itu, tentu anda akan mengalami lock up [roda]."

Verstappen, yang finis kedua di belakang rekan setimnya, Daniel Ricciardo, mengakui bahwa harinya akan menjadi jauh lebih baik jika tidak terlibat insiden dengan Vettel.

"Hari ini, saya sudah tidak beruntung sejak Tikungan 1. Jika tidak demikian, balapan ini akan sangat berbeda," terangnya.

"Pada akhirnya, hasil yang sempurna bagi tim. Daniel dan saya saling menghormati satu sama lain, jadi kami menikmati [pertarungan] di luar sana.

"Sebelum Virtual Safety Car terakhir, saya berpikir pada dasarnya kami mengejar kemenangan. Tapi itulah balapan, terkadang itu bisa terjadi. Kami bebas untuk balapan, bermain bersih tapi saya kira itulah yang kami lakukan."

Laporan tambahan oleh Andrew van Leeuwen

Artikel Formula 1 berikutnya
Wolff kritisi penalti Rosberg

Artikel sebelumnya

Wolff kritisi penalti Rosberg

Next article

Lauda: Tuduhan sabotase Hamilton "menggelikan dan bodoh"

Lauda: Tuduhan sabotase Hamilton "menggelikan dan bodoh"
Muat komentar