Verstappen minta peninjauan kembali regulasi bendera biru

Max Verstappen tegaskan Formula 1 harus meninjau kembali peraturan bendera biru di 2017. Setelah pertarungannya meraih podium di GP Tiongkok terganggu oleh pembalap yang tidak memperhatikan perintah bendera biru.

Verstappen berhasil meraih posisi podium ketiga pada GP Tiongkok, namun melalui pertarungan ketat dengan rekan setimnya Daniel Ricciardo jelang akhir balapan.

Saat dalam pertarungan tersebut, Verstappen meminta Red Bull melalui radio tim, agar Romain Grosjean segera memberi jalan karena berada satu lap di bawah ia.

Pembalap asal Belanda ini berjarak 2 detik dari Grosjean pada lap 50, namun tidak bisa memangkas jarak 1 detik dengan Grosjean.

Ia mengutarakan bahwa situasi “konyol” ini beberapa kali melalui radio tim. Kemudian ia meminta timnya untuk berbicara kepada pengawas balapan Charlie Whiting tentang kejadian ini, namun diberitahu bahwa tidak ada yang bisa dilakukan oleh tim.

Setelah balapan usai, Verstappen menjawab pernyataan bahwa Grosjean berada terlalu jauh di depan untuk mendapatkan bendera biru, menjelaskan pada Sky Sport: “Satu atau setengh detik itu tidak banyak. Ada beberapa bendera biru berkibar.

“Sangat menggangu, secepatnya saat anda berada berada dua detik di belakangnya, terutama dengan mobil yang sudah mengalami understeer, tentu mengerikan.”

“Saya rasa ia tidak berada dekat dengan para rivalnya, jadi ia harus memberi jalan dan berada di belakang saya.”

“Pada akhirnya, tidak merusak jalannya balapan saya, namun hal ini tidak benar. Kami harus melihat kembali apa yang harus dilakukan saat mendapat bendera biru.”

 

Laporan tambahan oleh Valentin Khorounzhiy

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Event GP Tiongkok
Trek Shanghai International Circuit
Pembalap Romain Grosjean , Max Verstappen
Tim Red Bull Racing , Haas F1 Team
Tipe artikel Breaking news