Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Verstappen Nilai Alonso Lebih Bagus daripada Hamilton

Juara bertahan Formula 1, Max Verstappen, mengklaim bahwa hanya sedikit pembalap yang bisa melakukan beberapa hal di belakang kemudi. Itulah salah satu alasan mengapa Fernando Alonso lebih baik dari Lewis Hamilton.

Fernando Alonso, Aston Martin Racing, Max Verstappen, Red Bull Racing

Verstappen adalah pembalap top di Formula 1 setelah memecahkan berbagai rekor bersejarah yang mengiringi sukses dua musim beruntun. Jumlah yang sama dengan pembalap lain yang paling dihormati di grid.

Pembalap asal Belanda itu berhasil menyamai Alonso musim lalu, tetapi tampaknya akan menyalip pembalap Spanyol itu pada akhir 2023 untuk merebut gelar ketiganya.

Namun, sang juara dunia menyadari apa yang terjadi di G rand Circus dan kemampuan masing-masing. Ada keterampilan krusial yang membedakan pembalap hebat. Pilot Red Bull ini bukan satu-satunya yang mampu tetap fokus saat melaju dengan kecepatan sangat tinggi di single seate. Ia menunjuk pada koleganya yang kini memperkuat Aston Martin.

Baca Juga:

Verstappen mampu mendeteksi  telepon Helmut Marko berdering melalui radio komunikasi, yang menunjukkan konsentrasinya, seperti halnya Fernando Alonso yang sempat menonton layar lebar selama balapan.

"Saya pikir memiliki kemampuan untuk melakukan lebih dari satu hal adalah sebuah keuntungan. Hanya sedikit pembalap yang memiliki kemampuan tersebut,” tutur Verstappen.

Ketika ditanya oleh The Sunday Times tentang siapa yang mungkin memiliki kualitas sepadan, Max Verstappen menjawab, "Menurut saya, Alonso juga memilikinya. Anda bisa melihatnya dari cara dia memperhatikan detail-detail kecil di kokpit, bahkan jika dia mengemudi di batas kecepatan, dia memikirkan hal-hal lain, saya rasa Hamilton tidak sebagus Fernando (Alonso), dan orang-orang mungkin akan membenci saya karena itu, tapi begitulah cara saya melihatnya.”

Ini merujuk pada semua kejadian ketika pembalap Spanyol itu menunjukkan kemampuannya, seperti di Miami, ketika enyalip Lance Stroll di salah satu tikungan, atau di Spanyol, ketika ia mengoreksi teknisi tentang urutan kualifikasi setelah menontonnya di TV di Circuit de Barcelona-Catalunya.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Komparasi Alonso dan Schumacher, Rosberg Sebut Pilot Jerman Lupa DRS
Artikel berikutnya Norris: Marshall adalah Rekrutan Besar McLaren F1

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia