Verstappen Pede dengan Proyek Red Bull untuk F1 2022

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, yakin dengan performa timnya di musim 2022, meski sedang fokus meningkatkan kinerja mobil 2021 untuk raih titel juara dunia.

Verstappen Pede dengan Proyek Red Bull untuk F1 2022

Tak seperti beberapa tim lainnya, Red Bull memilih untuk tetap fokus pada mobil 2021, sambil mempersiapkan mobil 2022. Tapi, itu tak membuat Verstappen khawatir dengan kinerja tim yang berbasis di Milton Keynes, Inggris, itu pada tahun depan.

Saat ini, pembalap asal Belanda tersebut memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 32 poin atas rival terberatnya, Lewis Hamilton.

Red Bull juga semakin kokoh memimpin klasemen konstruktor dan unggul 44 poin atas Mercedes setelah melakoni sembilan balapan awal.

Tahun depan, Red Bull akan menggunakan mesin yang dibangun di departemen power unit sendiri, karena Honda keluar dari Formula 1 pada akhir tahun ini.

Namun, Max Verstappen tak ingin terlalu memikirkan dan khawatir dengan situasi Red Bull pada 2022.

“Saya pikir ini tentang seberapa kompetitif Anda pada awal musim,” kata Verstappen kepada Skysports F1.

“Tentu saja, kami menunjukkan penampilan kompetitif. Jadi, sangat bodoh untuk mengakhiri momen yang telah kami bangun sejauh ini.

“Tapi, saya juga sangat yakin dengan performa kami musim depan. Tapi pertama-tama, kami harus fokus pada tahun ini dan mencoba meraih gelar.”

Baca Juga:

Tahun ini, Red Bull terlihat sangat kuat tampil di semua sirkuit, yang membuat mereka memberi tekanan besar kepada Mercedes.

Menghadapi sisa balapan musim ini, Verstappen mengatakan dirinya tak tahu di mana trek terbaik atau terlemah bagi Die Rotten Bullen.

“Sangat sulit untuk memprediksi. Misanya, saya merasa akan kesulitan di Prancis, tapi kami berhasil mendapatkan pole dan menang. Itu membuat saya sangat percaya diri menghadapi setiap trek,” ujarnya.

“Tidak ada jaminan, tapi saya tidak takut untuk balapan di trek mana pun pada musim ini. Jadi, itu sebuah hal yang bagus.”

Vestappen mengatakan mengubah pendekatan balap sejak musim lalu membuatnya dapat lebih baik dalam pertarungan untuk meraih gelar juara dunia.

Selain itu, kedewasaannya sebagai seorang pembalap juga membuatnya memiliki performa lebih baik di dalam mobil.

“Ini merupakan hal yang harus Anda lakukan. Dahulu saya mengambil risiko lebih besar karena saya pantang menyerah,” ucapnya.

“Saya selalu berjuang untuk posisi ketiga dan keempat dalam klasemen, itu membuat saya harus berpikir dengan cara berbeda.”

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, Lance Stroll, Aston Martin AMR21, dan Fernando Alonso, Alpine A521

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, Lance Stroll, Aston Martin AMR21, dan Fernando Alonso, Alpine A521

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Sistem Penalti Sprint Race F1 Bakal Sama seperti Grand Prix Biasa

Artikel sebelumnya

Sistem Penalti Sprint Race F1 Bakal Sama seperti Grand Prix Biasa

Artikel berikutnya

Alguersuari: Horner Bukan Sosok yang Ramah

Alguersuari: Horner Bukan Sosok yang Ramah
Muat komentar